Video: ISIS Unggah Video Pembantaian Mengerikan

2
50,522 views
Islam Times- Anggota kelompok ISIS yang tidak bisa berbicara bahasa Arab itu, nampaknya berasal dari Chechnya, dengan tangan dingin, hilang rasa kemanusiaan, dengan tegas membunuh semua korban meski mereka memohon untuk tidak membunuhnya
Grafik

Grafik

Lagi dan akan terulang lagi, sebuah video pembantaian diunggah oleh kelompok Takfiri Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) yang menunjukkan eksekusi massal di lokasi yang tidak diketahui di Suriah.

Video mengerikan itu diunggah oleh ISIS beberapa hari lalu dan menunjukkan sedikitnya delapan warga sipil tengah dikumpulkan di sebuah gedung yang kemudian diberondong dari jarak dekat dengan kejam.

Anggota kelompok ISIS yang tidak bisa berbicara bahasa Arab itu, nampaknya berasal dari Chechnya, dengan tangan dingin, hilang rasa kemanusiaan, dengan tegas membunuh semua korban meski mereka memohon untuk tidak membunuhnya. Download video: http://v.alalam.ir/news/2014/04/15/alalam_635331840247195555_25f_4x3.mp4

Atau video ini. http://media.farsnews.com/media/Uploaded/Files/Video/1393/01/22/13930122000036.flv

Diantara para korban, adalah seorang pria tua dan seorang pemuda, sementara sejumlah mayat lain sudah terbaring tanpa nyawa tergeletak di tanah dengan genangan darah.

Lokasi kejahatan itu tidak teridentifikasi dalam video, namun beberapa laporan media mengatakan hal itu terjadi di Deir ez-Zour.

Elemen-elemen Takfiri ISIS selama ini sudah biasa membunuh warga sipil, tentara Suriah dan rival sesama Takfiri.

Pembantaian ISIS terhadap korban dilakukan dengan cara yang sangat kejam. Sebuah pembantaian yang oleh analis sebut sebagai pembantaian paling mengerikan sepanjang sejarah kemanusiaan dengan mengatasnamakan Islam.

Kelompok ISIS ini adalah kelompok yang pertama kali masuk sebagai wakil resmi al-Qaeda di Suriah, kemudian dibubarkan oleh emir tertingginta, Aymen Zawahiri dan diganti dengan Front al-Nusra yang kemudian berubah menjadi ajang pembantaian diantara Takfiri satu ideologi. [IT/Onh/Ass]

sumber : http://islamtimes.org/

2 COMMENTS

Comments are closed.