Sejarah kelam raja Abdul Aziz, pendiri kerajaan wahabi di Najd

0
618 views
sejarah wahabiSebagaimana pendiri wahabi Muhammad bin Abdul Wahhab dipenuhi dengan sejarah kelam dan berdarahnya, demikian pula para pengekornya terutama raja Abdul Aziz di dalam mendirikan kerajaan Arab Saudi yang dipimpinnya tak luput dari pertumpahan darah kaum muslimin yang dibunuhinya bahkan setelah dibunuh mereka tega merampok hasil peperangannya melawan kaum muslimin yang lemah tak berdaya, mereka mengganggap bereprang layaknya berperang melawan kaum kafir.
Mungkin sejarah ini jika ditulis oleh pihak selain mereka, maka mereka dengan segera menggapnya cerita ini hanyalah bualan dan kedustaan saja. Tapi bagaimana jika ternyata yang menceritakan sejarah kelam mereka adalah dari kalangan sejarawan mereka sendiri bahkan disakiskan dengan mata kepalanya sendiri. Berikut sekilas dari sejarah kelam yang dilakukan Abdul Aziz yang terangkum dalam kitab Unwanul Majd  fi Tarikh an-Najd karya Utsman  bin Bisyr seorang sejarawan Saudi urutan ketiga dari lima sejarawan Saudi yang paling diandalkan ulama wahabi :
وفيها سار عبد العزيز رحمه الله بالجيوش المنصورة إلى الإحساء وأناخ بالموضع المعروف بالمطريفي في الإحساء وقتل منهم رجالا كثيرا نحو السبعين رجلاً وأخذ أموالاً كثيرة، ثم أغار على المبرز فقتل من أهلها رجالا
“ Dan pada tahun 1176 H, Abdul Aziz Rahimahullah bersama bala tentaranya ke negeri Ihsa dan berhenti di daerah Mathrifi di Ihsa, kemudian ia membunuh tujuh puluh orang di sana dan merampas harta yang banyak, kemudian berlanjut lagi ke daerah Mabraz dan juga membunuh banyak orang di sana “. (Unwan al-Majd fii Tarikh an-Najd, Utsman bin Bisyr : 1/43)
=====================
–          Membunuh kaum muslimin yang masih bersyahadat Laa ilaaha illallah tanpa rasa takut
–          Merampas harta kaum muslimin yang mereka bunuh layaknya merampas harta kaum kafir

–          Maha besar Allah yang membeberkan sejarah kelam mereka melalui tangan-tangan pengikut mereka sendiri tanpa mereka sadari.

 

sumber : http://semuatentangwahabi.blogspot.com/

NO COMMENTS