Saudi “Mungkin” Cabut Larangan Olahraga di Sekolah Perempuan

0
445 views
Islam Times- Kelompok konservatif berargumen olahraga di sekolah perempuan tak bisa dilakukan karena minimnya fasilitas. Argumen ini sekaligus menolak klaim kelompok oposisi yang mengatakan olahraga bisa menjadi cara untuk memerangi obesitas.
Pedang el-Saud

Pedang el-Saud

Pemerintah Arab Saudi mempertimbangkan untuk mencabut larangan kegiatan olahraga di sekolah khusus perempuan, setelah dewan penasihat kerajaan merekomendasikan dicabut meski mendapat tentangan keras dari kelompok konservatif.

Menyusul perdebatan pada hari Selasa (8/4/2014), Dewan Syura kerajaan merekomendasikan agar larangan yang sudah dilonggarkan sejak Mei tahun lalu, benar-benar dicabut.

Namun, Dewan Syura hanya bisa merekomendasikan usulan ini ke Departemen Pendidikan dan tak memiliki wewenang mendesak pemerintah untuk menerapkan rekomendasinya.

Di Arab Saudi, pendidikan dipisahkan sesuai jender. Namun, kegiatan olahraga di sekolah perempuan terus menjadi isu sensitif di negeri konservatif itu di mana perempuan harus menutup seluruh tubunnya saat berada di ruang publik.

Kelompok konservatif berargumen olahraga di sekolah perempuan tak bisa dilakukan karena minimnya fasilitas. Argumen ini sekaligus menolak klaim kelompok oposisi yang mengatakan olahraga bisa menjadi cara untuk memerangi obesitas.

Dewan Syura akhirnya menerima rekomendasi itu setelah dewan menyepakati bahwa olahraga tidak menyalahi Syariah Islam. Demikian kantor berita SPA.

Pada Olimpiade 2012 di London, Arab Saudi untuk pertama kalinya mengirimkan atlet perempuan ke perhelatan olahraga internasional itu. Kedua atlet Saudi itu berlaga di cabang judo dan atletik.

Meski sudah mengirimkan dua atlet perempuanya, Human Right Watch (HRW) mengatakan jutaan perempuan Saudi lainnya masih dibatasi aksesnya ke bidang olahraga.

Pada 2009 dan 2010 pemerintah Saudi menutup sejumlah sarana olahraga untuk perempuan di beberapa kota. Selain itu, perempuan Saudi dilarang berada di arena-arena olahraga karena adanya aturan yang memisahkan antara laki-laki dan perempuan. [IT/Kompas]

sumber : http://www.islamtimes.org/

NO COMMENTS