SATU KEBOHONGAN WAHABI TERBONGKAR LAGI !!!!!!!!!!!!!!! !!! WAHABI MEMBELOKKAN UCAPAN IMAM ABU HANIFAH..!!

0
644 views

wahabi pendusta

 
Wahabi menyandarkan aqidahnya SESATNYA pada
perkataan Imam Abu Hanifahyg terdapat dalam syarah
Fiqh al akbar hal 197-198 pensyarahnya adalah mula ali
alqori, perkataan tersebut :

Diriwayatkan dari Abi Muthi’ al balkhi, sesungguhnya ia
bertanya pada Imam Abu HanifahRA tentang orang yang berkata :
‘Aku tidak tau apakah tuhanku dilangit atau dibumi ? ,
maka Beliau menjawab : Org tersebut telah KAFIR !
Karena ALLAH Taala berfirman :” ALLAH yang maha
Rohman istawa diatas arasy (QS. THOHA) Dan arasnya
diatas 7 langitnya’, bagaimana kalau ia bertanya:
‘ALLAH diatas arasnya tapi aku tidak tahu apakah
arasnya di langit atau di bumi, maka Beliau menjawab
lagi: Orang itu telah kafir karena ia inkar akan adanya
ALLAH dilangit, sebab ALLAH diatas iliyiin (Abu Hanifah).
KITA JAWAB :
Riwayat ini dusta dan batil,dan seolah menyatakan
haqiqat dzat ALLAH diatas langit,dan ini dibuat- buat
atas Imam Abu HanifahSebab:
1-Riwayat tersabut tidak ada dalam matan fiqhul akbar
(karya abu hanifah), tetapi termasuk dalam masalah
yang dicantumkan oleh
pensyarah kitab tersabut yaitu Mula ali alqori.
2-DAN perowinya yaitu Abu muthi’ albalkhi
sebagaimana dikatakan oleh ibnu abi al izzi bin
abdissalam di dlm syarah at thohawi juz
2/480 menukil perkataan dari ibnu katsir: adapun abu
muthi yaitu alhakam bin abdillah bin maslamah albalkhi
tlah di doifkan oleh:
Imam ahmad bin hambal juga yahya bin ma’in
berkata : tdk ada apa-apanya, juga al bukhori berkata
dia dhoif dengan pemikirannya,ju
ga didoifkan oleh
hatim ar razin, muhamad bin hiban,ibnu adi
dan darqutni juga oleh yg lainnya.

TELAH Berkata Syekh Musthofa Abu Saif Al-Hamami
dalam kitabnya (Gaus Al Ibad Bibayani Arrosyad Hal
341-342)‘ dari penjelasan ini kita simpulkan 3 hal:
1-Riwayat ini tidak ada dalam Kitab Fiqh al Akbar Imam
Abu Hanifah, tetapi hanya dinukil oleh penukilnya atas
nama abu hanifah dengan menyandarkan pada kitab
beliau FIQH AL AKBAR, dan itu kebohongan dan bid’ah
aqidah.
2-Perowinya dicela karena pemalsu maka tidak halal
bersandar dengan riwayatnya dalam hukum furu,
apalagi hukum usul, maka mengambil riwayatnya
adalah khiyanat.
3-perowi ini telah divonis berdusta atas nama abu
hanifah RA oleh Imam Izuddin Abdussalam seorang ulama yang tsiqoh.

Nah jika diperkirakan riwayat itu benar ???
Maka telah menjawab Syaikh Imam Izudin bin
Abdussalam dalam Kitab Hillur Rumuz seperti di
nuqilkan oleh Imam Ali Qori dalam
syarahnya fiqh akbar hal 271, berkata Imam Izzu :
“bahwa orang yang berkata ‘saya tidak tahu apakah
Tuhan dilangit atau dibumi
dihukumi kafir’, karena ucapan tersebut memberi
prasangka bahwa ALLAH bertempat dan berarah,
barang siapa berfikiran
seperti itu, maka ia adalah musyabih.

NO COMMENTS