Ribuan Warga Irak Siap Berperang Melawan Takfiri ISIS

0
716 views
Islam Times- “Orang-orang muda di sini, hari ini siap membela tanah air mereka dan semuanya sudah siap untuk mati dalam membela kesucian tanah mereka,” kata Haider al-Sultani, kepala pusat perekrutan Karbala.
Warga Irak siap membela negaranya

Warga Irak siap membela negaranya

Rakyat Irak pada Jumat, 13/06/14/, berbondong-bondong mendatangi pusat rekrutmen tentara di kota selatan Karbala dan menunjukkan kesiapan mereka untuk bergabung dengan pasukan bersenjata dalam memerangi ekstremis Takfiri binaan Saudi Arabia.

Ribuan relawan itu meninggalkan Karbala menuju kamp militer di kota Taji, sekitar 30 kilometer (20 mil) utara Baghdad, di mana mereka akan ambil bagian dalam kursus pelatihan singkat sebelum bergabung bersama pasukan Irak dalam melawan Takfiri ISIS.

“Orang-orang muda di sini, hari ini siap membela tanah air mereka dan semuanya sudah siap untuk mati dalam membela kesucian tanah mereka,” kata Haider al-Sultani, kepala pusat perekrutan Karbala.

Mereka bersumpah akan mengalahkan ISIS dan mengatakan siap mati menjadi tumbal negara mereka.

“ISIS tidak bisa mengancam kita. Kita akan mengorbankan hidup untuk tanah Irak,” kata salah relawan dengan berapi-api.

Para pejabat polisi dalam sebuah peryataan mengatakan ISIS sedang bergerak dengan mengendarai mobil picup yang dilengkapi dengan machinegun-mount dan memasuki jantung dua kota yang baru saja ditaklukkan di provinsi Diyala timur pada Kamis malam di Jalula, 125 kilometer timur laut Baghdad, dan Sadiyah, 95 kilometer sebelah utara ibukota Irak.

Perdana Menteri Nouri al-Maliki saat ini terus berjuang untuk merespon secara koheren setelah ISIS merebut kota kedua terbesar di negara itu di Mosul dan kota kelahiran Saddam Hussein, Tikrit serta pangkalan militer dan polisi.

ISIS yang juga mendapat dukungan penuh dari para mantan tokoh dan jenderal era Saddam muncul sebagai ancaman terbesar untuk stabilitas Irak.

Ratusan warga sipil tewas dalam beberapa hari terakhir karena ISIS terus bergerak maju menuju Mosul dan kota-kota Irak lainnya, demikian pernyataan juru bicara hak asasi manusia PBB Rupert Colville pada Kamis kemarin.

Sementara itu, kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (UNHCR) juga menerima laporan mengenai beberapa tentara Irak di Mosul yang diekskusi oleh ISIS, katanya.

Eksekusi di Mosul itu termasuk 17 karyawan polisi sipil yang dilakukan pada hari Rabu dan 12 pasukan keamanan pada tanggal yang tidak dijelaskan. [IT/Onh/Ass]

sumber : http://islamtimes.org/

NO COMMENTS