Media Al-Qaeda Menebar Kebohongan ?

1
405 views

Shoutussalam.com – Sebuah pertanyaan dari seorang muslim kepada redaksi majalah Inspire yang dimuat di volume ke 5

Pertanyaan Email:

Assalamu’alaikum. Saya sangat berterima kasih atas waktu yang anda berikan untuk menanggapi pertanyaan yang saya miliki terhadap media anda, gerakan anda dan sikap ideologi anda. Saya adalah seseorang yang sedang mempelajari perkara anda dan berusaha untuk memahami pandangan hidup anda.

Harap dimengerti bahwa saya tidak setuju, dengan anda menggunakan sensasi publikasi media massa dan terhadap tindakan kelompok yang anda dukung yakni Al Qaeda. Namun, saya berharap bahwa anda menghormati rasa ingin tahu saya dan semangat untuk belajar saya. Dengan cara memberikan respon terhadap pertanyaan saya.

Saya memiliki 3 garis besar pertanyaan yang saya berharap anda mempertimbangkannya. Dan menjawab dengan jawaban yang masuk akal dan dapat mewakili pemikiran organisasi anda.

1. Dapatkah kantor berita anda seimbang dalam kebutuhan menyajikan berita yang sensasional dengan kejujuran dalam pelaporan kebenaran terhadap masyarakat ? Dengan kata lain, apakah yang membuat anda mendistorsi (dan tidak percaya pada media -pent) berita dan pandangan, dari Barat terhadap sebuah peristiwa ? Apakah anda yakin bahwa yang anda laporkan adalah kebenaran ?

Atau karena kebencian anda terhadap Barat yang berpotensi memperkeruh penilaian anda dalam pelaporan? Misalnya, isu terakhir di Inspire yang mengutuk kebohongan dalam berita media Amerika. Disamping itu laporan anda juga membingungkan, pada tulisan “ Obama menipu atas klaimnya bahwa perang yang dia lakukan adalah untuk melawan Al Qaeada bukan Islam.” Ini adalah kebohongan anda yang terbesar. Perlu diketahui Amerika mempunyai 7 juta muslim yang tinggal di sana dengan damai tanpa ada konflik baik dengan pemerintah maupun masyarakatnya. Ini membuktikan Amerika tidak memerangi orang-orang Islam.

2. Apakah anda setuju bahwa ada kontradiksi, tidak hanya pada berita tapi juga karakteristik ideologi organisasi anda? Anda bermain video game kami, menonton film kami, menikmati hiburan dari kami, menggunakan produk-produk komunikasi Barat (termasuk majalah anda ini) dan membolehkan peradaban kami menyusup ke anda melalui cara ini. Apakah ini bukan termasuk kontradiksi? Penyerangan terhadap militer kami yang hadir di Timur Tengah adalah satu hal, tetapi pembersihan pengaruh kebudayaan kami dalam kehidupan anda adalah hal yang lain (misalnya teknologi). Lalu bagaimana anda mengkompensasi hal ini ?

3. Dalam hal ideologi pribadi anda. Bagaimana anda menjelaskan kenyataan bahwa legitimasi ideologi anda, oleh komunitas Islam dipertanyakan bahkan tidak dikenal.

Kebanyakan muslim mengutuk tindakan yang anda komitmen terhadapnya, Alhamdulillah. Saya memahami ideologi takfiri anda, tetapi apa yang memberi anda hak untuk menilai setiap muslim ? Menurut saya itu sama saja anda menggunakan kekuasaan yng harusnya hanya dimiliki Alloh dalam menentukan siapa yang baik dan yang jahat. Tidak ditemukan dalam al Qur ‘an untuk melakukan hal itu yakni memberikan wewenang kepada manusia untuk menilai dan menentukan kehidupan manusia.

Terakhir, saya berharap untuk menjalin kontak dengan anda lebih banyak untuk menjawab pertanyaan yang saya miliki lebih lanjut. Saya telah mempelajari organisasi anda selama bertahun-tahun dari buku, jadi saya berharap dapat mendengar langsung dari anda -dari sumber.

Saya menunggu jawaban dari anda.

Imran Khan.

E-mail Respon.

Dear Imran, wa ‘alaikumus salam.

Kami menghargai atas waktu yang anda luangkan untuk menulis pertanyaan-pertanyaan anda kepada kami. Jika anda memiliki pertanyaan lebih lanjut silahkan tanyakan. Lebih baik berbicara langsung dengan sumber daripada bergantung pada perkataan orang lain.

1. Jika kami tidak salah dalam memahami pertanyaan anda, anda bertanya kenapa kami menyebarkan kebohongan, terutama tentang Obama yang memerangi Islam padahal ada penduduk Muslim di negaranya. Ini adalah bukti bahwa dia tidak memerangi Islam. Disana juga tidak ada konflik utama antara komunitas muslim Amerika dengan pemerintah.

Pertama, berita adalah sesuatu yang berkaitan khusus dengan peristiwa sepertipolitik, ekonomi dan semacamnya. Untuk pernyataan kami bahwa Obama melancarkan perang terhadap Islam, ini juga tidak jauh dari berita; itu adalah sudut pandang kami, yang sebenarnya juga merupakan bagian pendapat jutaan Umat Islam di dunia. Dimana mereka itu tidak terkait dengan Al Qaeda ataupun kelompok-kelompok jihad.

Ada perbedaan antara apa yang seseorang percayai dan apa yang mereka laporkan sebagai berita. Jadi dalam laporan berita kami – yang sebenarnya terbatas pada kejadian-kejadian setempat yakni di Yaman (yang dirilis via statemen Arab melalui internet) -. Kami menyajikan berita-berita operasi maupun kejadian-kejadian lokal. Adapun yang kami yakini (imani), anda dapat menemukannya di hampir setiap halaman dari majalah ‘inspire’.

Adapun klaim bahwa jutaan Muslim tinggal di Amerika dan bahwa Obama tidak melancarkan perang terhdap Islam. Jika anda menyiratkan perang tidak dilakukan kepada umat Islam, karena Umat Islam di Amerika hidup dengan damai dan tidak dibantai oleh Obama. Maka berarti anda gagal dalam melihat hubungan itu (antara perang yang dilakukan Obama –pent). Maka kami katakana pada anda:

“Obama tidak harus membunuh seluruh Muslim di Amerika atau bahkan seorangpun untuk dapat dikatakan bahwa dia memerangi Islam. Tapi cukup dengan perkataannya seperti, ‘Para teroris ingin menerapkan syariat Islam’, ‘Mereka ingin mendirikan kekhalifahan di dunia.’ ,‘Mereka tidak mempelajari Islam dengan benar, mereka bukan Islam.’ Dan perkataan lainnya. Maka hal itu menempatkan dirinya pada posisi memerangi Islam. Karena dia menginginkan sebuah tipe Islam yang baru (yang sesuai dengan keinginan Obama-pent), Islam yang tidak pernah diajarkan oleh Alloh. Yakni dia ingin sebuah tipe Islam yang kosong dari jihad, syariah, wala’ wal bara’, khilafah dan lain-lainnya. Bahkan dalam faktanya, hal ini (perkataan tsb –pent) tidak hanya dilakukan oleh Obama sendiri, tetapi dilakukan oeleh semua tataran administrasi pemerintahan Amerika mulai dari tingkat rendah sampai tingkat atas.

Oleh karena itu mereka semua menyatakan perang terhadap Islam. Alloh berfirman:

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti millah mereka.” (QS. Al Baqarah; 120)

Kata yang digunakan dalam, bahasa Arab adalah millah. Millah disini berarti jenis agama yang mereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani) senang terhadapnya.jadi sebenarnya Alloh telah dan selalu mengingatkan kita, semenjak 1400 tahun yang lalu, bahwa orang-orang kafir tidak akan senang kepada kita; Maka, bagaimana mungkin kami akan menyangka bahwa mereka adalah sekutu kami, teman kami, dan penolong kami. Ini adalah taktik orang-orang kafir untuk membodohi kita.

Kami akan berikan contoh yakni kolonialisme Inggris yang tertuang dalam sejarah Islam berada dalam halaman-halaman yang mengerikan. Ketika Inggris menguasai tanah kami (Islam), maka mereka melakukan pembantaian masal terhadap setiap muslim dan tidak ada yang disisakan sama sekali. Ini adalah bentuk perang terhadap Islam.

Ini adalah bentuk perang terhadap Islam. Bagaimana caranya ? yakni dengan bermaksud mengendalikan kita dan akhirnya membagi-bagi kta dalam banyak Negara. Mereka pula yang bertanggung jawab atas kehancuran kekhalifahan Islam yang terakhir pada maret 1924. Dan bagaimana mereka mampu melakukan itu ? Yakni dengan menggunakan bidakdi dunia muslim, para bidak ini adalah orangt-orang yang tidak memiliki kemaluan dan kehormatan terhadap agamanya. Merekalah yang menghancurkan kekhilafahan itu dan menggantinya dengan pemerintahan boneka yang sekuler. Mereka memerangi Islam dengan kedok.

Hari ini, Amerika telah menyerang 2 tanah Muslim dan mengirimkan misil-misilnya kepada orang-orang Islam di Yaman, Somalia dan Pakistan. Lalu apakah anda tidak merasa malu untuk mengatakan bahwa Obama tidak memerangi Islam, ketika Obama membantai saudara laki-laki dan perempuanmu di Pakistan dan menggunakan pesawat Drone –nya untuk menyerang ? hal ini telah terbukti dalam laporan berita-berita di media, bahwa mayoritas orang yang tewas dalam serangan mereka (Amerika) bukanlah pejuang Taliban dan Al Qaeda, tetapi kebanyakan adalah penduduk sipil Pakistan.

Kita sebagai seorang Muslim harus menggunakan sudut pandang agama ketika melihat sesuat, itu jika kita benar-benar ingin sukses di akhirat.

hesatech.wp.com

2. Jika saya tidak salah dalam memahami perkataan anda, anda berkata bahwa jika seorang muslim menggunakan teknologi modern untuk tujuan Islam, maka itu bertentangan dengan ideologi al Qaeada (yang memusuhi Barat, pembuat teknologi) ? Atau jika seorang muslim bermain video game, atau menonton film maka ini bertentangan dengan ideologi al Qaeda ?

Ini adalah salah. Dalam al Qaeda kita tidak membenci Barat karena teknologi mereka, penemuan mereka dan sejenisnya. Kita membenci barat karena kebijakan politik mereka terhadap dunia Islam. Mereka menyerang tanah kami, membunuh dan terus membunuh orang-orang kami dan menundukkan Umat Islam melalui berbagai cara, termasuk dengan media. Jadi kami membenci dan memerangi mereka karena hal itu. Al Qaeda adalah sebuah reaksi atas arogansi Barat terhadap dunia Islam. Dan tidak terbentuk karena kebencian atas kebebasan Barat dan perkembangan Barat. Semua itu bukan apa-apa dalam Islam, sehingga tidak dapat membatasi seorang muslim menggunakan teknologi modern, bahkan teknologi yang diciptakan oleh musuh-musuh mereka. Dalam setiap kasus, Amerika tidak memiliki monopoli atas teknologi. Teknologi tumbuh dari perusahan dan lembaga penelitian dan tidak sepenuhnya dikuasai pemerintah.

3. Mengenai pertanyaan anda seputar ideologi kami yang tidak terkenal di komunitas muslim. Maka kami katakan sebagaimana apa yang dikatakan Rosululloh saw mengenai Ghuroba (orang terasing). Mereka (ghuroba) akan datang kepada orang-orang dengan Islam ketika Islam itu dianggap aneh. Tapi, sebagiamana sabda Nabi saw, “kabar gembira bagi para ghuroba ini.”

Hadits sangat terkenal dan banyak masjid di Barat dinamai Al Ghuroba. Kami tidak peduli apa yang dikatakan orang terhadap kami. Kami akan terus melakukan apa yang menyenangkan Alloh dan apa yang membuat marah syetan. Dan Alloh berfirman, “Mereka tidak takut celaan orang-orang yang mencela.” (QS. Al Maidah ; 54). Mereka adalah orang-orang yang menang.

Untuk masalah takfir, maka saya akan merekomendasikan anda agar meluangkan waktu untuk mencari dan meneliti (masalah takfir ini -pent), karena ini adalah masalah yang sangat penting dan pembahasannya sangat luas. Untuk memulai mencari secara sederhana, anda dapat mencari melalui Google dengann mengetik “Pembatal Syahadat” atau “takfir dalam syariat”. Secara singkat, takfir dilarang jika ditujukan kepada seorang muslim, kecuali dia melakukan hal-hal yang dapat membatalkan keislaman. Misalnya, jika datang seorang Muslim kepada anda lalu berkata, “Saya seorang Kristen sekarang.” Lalu apakah anda akan mengatakan dia seorang Muslim ? Tidak, sebagai seorang Muslim kita wajib menilai sesuatu dari zhohirnya (yang nampak). Yakni bahwa dia bukan seorang Muslim. Selain itu para ulama salaf (pendahulu kita) telah sepakat bahwa ada tindakan jika seseorang muslim lakukan, maka dia telah keluar dari Islam. Yang sekarang ini dikenal sebagai “Pembatal Ke Islaman.”

Adapun masalah menghakimi orang lain, kami akan menyampaikan satu buah hadits. Tapi sebelumnya, penting untuk diketahui bahwa Al Qur ‘an bukan satu-satunya sumber hukum dan petunjuk; yakni disamping Al Qur ‘an juga ada As Sunnah dan keputusan Nabi saw.

“Setelah peperangan Badar, Ibn Abbas yang ikut dalam peristiwa itu (pada waktu itu dia bergabung dalam tentara orang-orang kafir, walaupun dia telah menyatakan keislamannya di Mekah kepada Nabi Muhammad –pent), termasuk orang yang ditawan oleh pasukan Islam, meskipun dia telah masuk Islam ketika di Mekkah. Ketika Nabi saw mendatanginya, dia bertanya kepada Rosululloh saw, mengapa dia yang termasuk orang Islam diikat dan ditawan bersama orang-orang kafir. Nabi saw menjawab, “apa yang dzohir (tampak) dari perbuatanmu yakni bahwa anda menentang kami (Islam). Artinya, Ibn Abbas termasuk dalam golongan orang-orang kafir – meskipun dia pernah bersyahadat dan mengaku Islam, hal ini dikarenakan dia ikut dalam kubu musuh – .

Jadi maksud dari semua ini adalah, « kita menilai seseorang berdasarkan apa yang dia tampakkan dan setiap muslim mempunyai hak untuk ini. Namun dalam takfir terdapat pula penghalang dan pembatasan-pembatasan yang sangat banyak.

Kita tidak boleh mengasumsikan seseorang telah murtad tanpa bukti-bukti yang jelas. Hal lain yang dapat memberikan keputusan bahwa seseorang telah murtad yakni pemimpin Islam. Pada hari ini, tidak ada khalifah / pemimpin kaum Muslimin yang memberikan hukuman Islam. Jadi dalam pembahasan fiqh secara keseluruhan, didapatkan kesimpulan bahwa pengimplementasian hukum hudud hanya dapat dilakukan dengan Negara.

Secara singkat, jika telah mengumumkan kemurtadannya atau telah diketahui umum tentang kemurtadannya secara jelas, maka darah dan harta orang ini tidak terlindungi dari seorang Muslim (boleh dibunuh dan hartanya dijadikan ghonimah), karena dalam hadits Bukhori dikatakan, ‘ Barangsiapa mengganti agamanya maka bunuhlah dia.”

Ideologi kami bukanlah takfiriyun; orang-orang kafir beserta pemerintahan boneka mereka mengangkat isu ini dan menuduhkan kepada kami agar manusia mengutuk kami. Ideologi kami adalah Ahlu sunnah wal jamaah, kami secara terbuka menentang takfir yang dilakukan secara serampangan dan kami berusaha pertengahan (berimbang). Kami dikatakan sebagai takfiriyun oleh para musuh Islam karena kami mengimplementasikan Undang-undang Islam (syariat / hukum Alloh -pent) –suatu yang sangat dibenci oleh Barat beserta pemerintahan bonekanya di tanah kami- .

Maka kami merekomendasikan anda untuk membaca buku syeikh Abu Muhammad Al Maqdisi yang berjudul “ Ini Adalah Aqidah Kami” sebuah salinan berbahasa Inggris dan tersedia dalam bentuk PDF dan anda dapat mencari di Google dan mendownloanya.

Saudara anda di Al Qaeda Arabic Peninsula.

[sksd/jahizuna

 

sumber : http://hafmin.wordpress.com/

1 COMMENT

  1. lha adminya saja dari nu ya jelas tidak setuju, jangankan dengan Alqaida , lha wong dengan Al irsyad , Persis , Muhammadiyah, MTA, atau organisasi manapun atau siapapun yg tidak sesuai dg pendapat nu ya dianggap tidak benar. yg benar menurut nu ya yg sesuai dengan kiai2 nu

Comments are closed.