Berlin – Wakil Kanselir Jerman, Sigmar Gabriel, menyindir Arab Saudi yang membiayai masjid-masjid yang menyebarkan aliran Wahabi di seluruh dunia. Pasalnya, aliran Wahabi merupakan akar dari gerakan kelompok Islam radikal termasuk Negara Islam (Islamic state/IS).

Menurut dia, Arab Saudi aktif memberikan pembiayaan kepada masjid-masjid fundamentalis di luar negeri, namun disertai kewajiban menyebarluaskan idealisme dan paham Wahabi.

Di berbagai negara, lanjutnya, gerakan ekstrimis Islam lahir dari komunitas atau kelompok Wahabi, yang merupakan pemahaman Islam Sunni garis keras yang disebarkan oleh Sheikh Mohamed bin Abdul Wahhab, yang juga pendiri Arab Saudi.

“Di Jerman, banyak tokoh ekstrimis Islam yang berbahaya muncul dari komunitas ini (Wahabi, red),” kata Gabriel, belum lama ini.

Terkait dengan itu, dia mendesak Pemerintah Jerman untuk mewaspadai dan bertindak tegas terhadap masjid-masjid yang menyebarkan ajaran Wahabi.

“Kami akan mencegah bantuan Saudi untuk gedung atau pembiayaan masjid di Jerman, di mana ideiologi Wahabi harus (diwajibkan, red) disebarluaskan,” ujar Gabriel.

Sindiran Gabriel terhadap Arab Saudi datang seiring dimulainya perundingan damai untuk mengakhiri konflik Suriah, yang diprakarsasi Arab Saudi, Senin (7/12).

Menurutnya, tawaran Arab Saudi untuk membantu mengakhiri konflik Suriah patut dikritisi karena menjadi salah satu pemain penting dibalik perang Suriah yang telah berlangsung sejak Maret 2011.

Suara Pembaruan

Jeanny Aipassa/JAI

No tags for this post.

NO COMMENTS