WAHABI SENANG UJE WAFAT

0
4,973 views

Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, telah wafat guru, sahabat dan juga orang sholeh yang saya dan mungkin anda kenal, al-ustadz Jefri Al-Bukhari atau yang terkenal dengan panggilan Uje pada hari Jum’at tgl. 26 April 2013. Allahummagfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu anhu, semoga Allah senantias mengampuni dan menempatkan beliau disisiNya.
ustad-uje-foto130425d

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seorang muslim meninggal pada hari Jum’at atau malam Jum’at, kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur.” (HR. Tarmidzi)

Bicara kematian, tiada pengingat hidup yang lebih menyeramkan selain melihat, mendengar bahkan merasakan (kelak) tentang mati itu sendiri. Orang yang berilmu (alim) maupun bodoh, orang yang ahli ibadah (abid) maupun ingkar, orang jujur maupun pendusta, orang yang mencintai keluarganya,saudara,sahabat maupun yang membenci, yang kaya maupun yang miskin, yang bersyukur maupun yang takabur NAMUN ketika Allah SWT sudah memerintahkan malaikat untuk MENCABUT NYAWA maka tercabutlah segala nyawa, tidak pakai aba-aba, tidak pakai sms, tidak pakai notifikasi facebook, email maupun notifikasi wordpress, MAKA itu yang namanya Ruh, dari ujung kuku kaki sampai ubun-ubun ditarik sekuat dan sesakit mungkin walaupun sakitnya sakaratul maut sudah dikurangi dan dibebankan kepada Rasulullah SAW tetap saja kita pasti merasakan sakit yang Na’udzubillahi min dzalik! Andai saja bisa kapok mungkin kita bakal mengemis untuk ada kesempatan kapok deh.

 

Saudara/i ku kaum muslimin dan muslimat, seiring meninggalnya Uje ternyata tidak semua umat muslim khususnya di Indonesia yang bersedih, ternyata ada yang bergembira sampai-sampai ilmu yang dimilikinya tak lebih cetek dari lubang hidung semut. Berikut gambar screenshot dari salah satu pengikut ajaran Wahabi yang notabene nya pembenci ajarannya Imam Syafii, Maliki dll. Silahkan dilihat tapi jangan merusak hati kita :

20130427-023250.jpg
Jika orang yang bernama Darul Ihsan (https://www.facebook.com/darul.ihsan.7) tersebut pada gambar memang berilmu, maka tiada pantas beliau mengucap hamdalah (baca: alhamdulillah) karena melihat kitab ulama manapun, bahkan Rasulullah SAW pun tidak pernah menyuruh kita berucap demikian ketika ada makhluk Allah SWT meninggal dunia. Inikah sedengki-dengki nya hati para penganut ajaran Wahabi? Astaghfirullah.

Saudara/i ku, apakah ketika kita melihat musuh atau bahkan seorang Yahudi sekalipun wafat pantas mengucap hamdalah? TIDAK saudara/i ku, Allah SWT melalui Rasulullah SAW mengajarkan untuk mengucapkan Innalillahi wa inna ilahi rojiun (Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali) didalam surah Albaqarah :156.

Semoga Allah SWT senantiasa mengampuni kita dan menambahkan ketaqwaan seutuhnya serta membimbing kita menuju ajaran yang sebenar-benarnya yaitu menjadi seorang yang ahli sunnah dan berjama’ah menuju Islam yang satu dan diridhoi olehNya. InsyaAllah.

Wallahu’alam bishowab.

Sofyan

UPDATE INFO (1 AGUSTUS 2013)

PARA PEMBACA YANG SELALU DALAM NAUNGAN KASIH SAYANG DAN RIDHO ALLAH SWT YANG SAYA HORMATI, KHUSUS DI ARTIKEL INI, BANYAK SEKALI KOMENTAR-KOMENTAR YANG BERMUNCULAN, ADA YANG SETUJU DENGAN PENDAPAT SAYA DAN ADA JUGA YANG TIDAK HINGGA MENCARI-CARI KESALAHAN, DIRI INI YANG FAKIR AKAN ILMU KHAWATIR MENGAMBIL ANDIL DALAM PERPECAHAN UMAT, NA’UDZUBILLAHI MIN DZALIK.

BAGAIMANAPUN JUA, HENDAKLAH KITA MASING-MASING TERUS BELAJAR MENINGKATKAN KEIMANAN DAN KETAKWAAN TERHADAP ALLAH SWT, HINDARI PERPECAHAN DAN SALING MENGHORMATI PERBEDAAN YANG ADA SELAMA TIDAK MELANGGAR SYARIAT ISLAM, TIDAK ADA YANG SIA-SIA UNTUK KITA LAKUKAN MEMUJI ALLAH SWT DAN RASULNYA, MARI KITA BUKTIKAN KEPADA DIRI SENDIRI BAGAIMANA MENJADI HAMBA YANG BERTAKWA. SALAM UKHUWAH DAN PERSAUDARAAN.

BAROKALLAHU FIINA WA FIIKUM. SYUKRON KATSIRON MUBAROKAH FIIHI.

sumber : http://ianegx.wordpress.com/2013/04/27/pengikut-aliran-wahabi-senang-uje-wafat/

NO COMMENTS