Underbow ISIS Akui Pembunuhan Dua Politikus Tunisia

0
541 views
Abu Mouqatel (al-Akhbar) Islam Times - Sebuah organisasi militan yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengakui pihaknya bertanggung jawab dalam pembunuhan dua politikus Tunisia pada tahun 2013, situs al-Akhbar melaporkan.
Abu Mouqatel (al-Akhbar)   Islam Times - Sebuah organisasi militan yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengakui pihaknya bertanggung jawab dalam pembunuhan dua politikus Tunisia pada tahun 2013, situs al-Akhbar melaporkan.
Abu Mouqatel (al-Akhbar)
Islam Times – Sebuah organisasi militan yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengakui pihaknya bertanggung jawab dalam pembunuhan dua politikus Tunisia pada tahun 2013, situs al-Akhbar melaporkan.

“Ya, para tiran, kamilah yang membunuh Chokri Belaid dan Mohammmed Brami,” ujar Abu Mouqatel dalam sebuah video yang dirilis hari Kamis (12/12).

Abu Mouqatel — nama asli Abu Bakr al-Hakim — yang juga menjadi buron Perancis ini berjanji akan kembali ke Tunisia dan membunuh beberapa tiran. Kalian tidak akan hidup sampai Tunisia menerapkan hukum Islam, lanjutnya.

Dalam video, dia terlihat bersama tiga militan lain, berpakaian perang lengkap dengan senjata. Bendera khas ISIS juga terlihat berkibar. Lokasi syuting video tidak dikatahui tapi diyakini di slaah satu wilayah kekuasaan ISIS.

Pria berusia 34 tahun kelahiran Paris ini diyakini sebagai pengorganisir utama para jihadis yang ingin berperang ke Irak. Pada tahun 2008, pengadilan Perancis menjatuhkan hukuman penjara 7 tahun untuknya. Tapi dia lalu dibebaskan pada tahun 2011.

Menurut pemerintah Tunisia, sekitar 3.000 warga Tunisia pergi ke Irak dan Suriah untuk bergabung dengan ISIS. [IT/al-Akhbar/Atn]

 

Sumber : Islam Times

NO COMMENTS