Ujar Kebencian Jafar Umar Thalib Panen Kecaman Keras

0
769 views

 

Islam Times- “Khutbah provokatif yang membangkitkan kekerasan harus dihentikan. Kita membutuhkan situasi yang aman untuk menyukseskan pemilihan presiden mendatang,”
Umar Thalib

Umar Thalib

Para pemimpin dan aktivis Muslim, Senin lalu (9/6), menyebut pidato yang disampaikan pengujar kebencian, Jafar Umar Thalib, sehari sebelumnya sebagai provokatif dan menyesatkan, media setempat melaporkan.

Jafar, mantan komandan kelompok paramiliter Laskar Jihad yang sekarang sudah mati suri dan disebut-sebut sebagai “preman berjubah agama”, mengatakan bahwa Islam adalah “agama perang”, dalam sebuah ceramah di Masjid Gedhe Kauman. Sembari itu, ia menyerukan umat Islam untuk berjihad melawan “kafir” dan pluralisme.

“Khutbah provokatif yang membangkitkan kekerasan harus dihentikan. Kita membutuhkan situasi yang aman untuk menyukseskan pemilihan presiden mendatang,” kata Abdul Mu’thi, sekretaris dewan eksekutif pusat Muhammadiyah, mengutip The Jakarta Post.

Abdul Muhaimin, pemilik pesantren Nurul Ummahat di Kotagede, Yogyakarta menghimbau warga Muslim untuk mengabaikan pesan itu, dengan mengatakan, “Itu bukan khutbah. Itu provokasi.”

Pengelola Masjid Budi Setiawan menyatakan penyesalannya karena khutbah itu tidak sesuai dengan tema yang telah ditentukan, lapor Tempo. Budi mengaku, menerima banyak keluhan dari jamaah, terutama dikarenakan ceramah itu berlangsung di sebuah masjid milik Kesultanan Yogyakarta. (IT/KhSE/rj)

sumber: http://www.islamtimes.org/

NO COMMENTS