Tiga Negara ini, Tolak Gabung Dengan AS Serang ISIS di Irak dan Suriah

0
982 views

no2London, LiputanIslam.com — Jerman, Turki, dan Inggris mengumumkan penolakan mereka untuk turut serta ambil bagian dalam serangan udara AS ISIS di Irak dan Suriah.

Dalam konferensi pers, Menteri Luar Negeri Jerman Franks Stein Mart mengatakan bahwa Jerman tidak akan ambil bagian dalam agenda menumpas ISIS di Irak dan Suriah yang digagas AS. (Baca juga: Harian al-Ghad: Negara-Negara Arab Ikut Membidani Kelahiran ISIS)

Frank juga mengklaim, bahwa ia menghendaki strategi untuk melawan ISIS dirubah, dari operasi militer ke jalur politik. Jerman siap untuk membahas strategi ini dalam pertemuan kelompok G-7 yang akan diwakili para Menlu di New York. (Baca juga: Ini Dia, Deretan Petinggi ISIS di Mosul)

Dari laporan Middle East Monitor, Minggu 14 September 2014, saat ini, Menteri Luar Negeri AS John Kerry terus mengadakan pertemuan dengan para pemimpin dunia untuk membangun aliansi yang akan bersama-sama memerangi ISIS, dengan melakukan serangan udara di Irak dan Suriah.

Senada dengan Frank, Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond juga menegaskan bahwa Inggris tidak akan terlibat dalam operasi militer, namun mendukung dibentuknya aliansi internasional perlawanan terhadap ISIS. (Baca juga: Mantan Sekjen Liga Arab: Walau Ditumpas, ISIS akan ‘Lahir’ Dengan Nama Lain)

Sementara di Turki, seorang pejabat berwenang menyatakan bahwa negaranya juga tidak akan turut serta memerangi ISIS – dan menegaskan bahwa Turki akan fokus pada bantuan kemanusiaan. Namun, sebagai negara anggota NATO yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Suriah dan Irak, Turki mengizinkan wilayah dan pangkalan militernya digunakan oleh aliansi AS. (ba)

 


Mari share berita terpercaya, bukan hoax
sumber : http://liputanislam.com/

NO COMMENTS