Teroris Inggris: ISIS Akan Taklukkan Inggris dengan Bendera Hitam

0
664 views
Islam Times – Surat terbuka yang ditandatangani lebih pemuka agama dan kelompok-kelompok budaya itu telah mendesak komunitas Muslim Inggris untuk melanjutkan upaya mendukung mereka yang terkena dampak krisis di Suriah dan di Irak dari Inggris dengan cara yang aman dan bertanggung jawab.
Teroris Inggris di Suriah.jpg

Teroris Inggris di Suriah.jpg

Seorang warga Inggris yang berjuang bersama ISIS di Suriah mengatakan pada BBC bahwa ia tak akan kembali ke Inggris sampai ia bisa mengibarkan bendera hitam ISIS di Downing Street dan Istana Buckingham.

Komentar itu disiarkan saat para pemimpin agama menyeru umat Islam Inggris agar tidak pergi ke Suriah dan Irak.

Surat terbuka yang ditandatangani lebih pemuka agama dan kelompok-kelompok budaya itu telah mendesak komunitas Muslim Inggris untuk melanjutkan upaya mendukung mereka yang terkena dampak krisis di Suriah dan di Irak dari Inggris dengan cara yang aman dan bertanggung jawab.

Kekhawatiran meningkat setelah muncul video propaganda warga Inggris untuk kelompok ISIS. Di antara mereka adalah Aseel Muthana yang mengatakan pada BBC bahwa ia akan berjuang di Suriah dan tidak berniat kembali ke Inggris. Saudaranya, Nasser muncul bersama dua warga Inggris lainnya, Reyaad Khan (20 tahun dari Cardiff) dan Abdul Raqib Amin yang dibesarkan di Aberdeen.

BBC5 Live juga menyiarkan secara langsung wawancara dengan seorang pria yang menyebut dirinya Abu Osama dengan aksen yang menunjukkan ia berasal dari utara Inggris. Abu Osama mengatakan ia ikut berjuang menegakkan ‘Khilafah di seluruh dunia Islam.’  Pada pewawancara Nicky Campbell, ia berkata, “Saya tidak berniat kembali ke Inggris karena saya datang untuk menghidupkan kembali Khilafah Islam… Khilafah ini akan datang untuk menaklukkan Inggris dan saya akan datang untuk menaikkan bendera hitam Islam di atas Downing Street, di atas Buckingham Palace, di atas Tower Bridge dan di atas Big Ben. ”

Bulan April lalu, polisi Metropolitan Inggris meminta warga memberi informasi tentang anggota keluarga mereka yang dikhawatirkan akan bergabung dalam kamp-kamp pelatihan teroris di Suriah.[IT/r]

sumber : http://islamtimes.org/
No tags for this post.

NO COMMENTS