Pemerintah Saudi tidak mempedulikan penentangan dari berbagai pihak dan tetap memulai perusakan berbagai peninggalan bersejarah Islam di Mekkah dan Madinah.

 Alalam (15/12) melaporkan, perusahaan kontraktor perluasan Masjidul Haram, menghancurkan halaman Rawaq Utsmani, di bagian timur tempat suci di Mekkah ini dan memulai perusakan berbagai peninggalan bersejarah Islam di sekitar Masjidul Haram.

 

Koran al-Watan menyebutkan, perusahaan kontraktor perluasan Masjidul Haram memulai proyeknya dengan merusak bagian timur dan berbagai bagian utara Masjidul Haram dan untuk mempercepat prosesnya, dibangun penghalang kayu di sekitar lokasi.

 

Ketua Urusan Masjidul Haram dan Masjid al-Nabi mengatakan, “Proyek perluasan Masjidul Haram itu berjalan sesuai rencana dan dilakukan secara 24 jam untuk tahap pertamanya. Pasca proyek perluasan ini, kapasitas Masjidul Haram untuk menampung jemaah haji akan meningkat.”

sumber : http://indonesian.irib.ir

NO COMMENTS