Penganut Agama “Kakaiyyah”, Korban Baru Keganasan ISIS di Irak

0
879 views

pasukan-isis1Baghdad, LiputanIslam.com – Kaum ektrimis Wahhabi yang tergabung dalam kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) terus menumpuk kejahatan di beberapa wilayah Irak utara yang mereka kuasai. Belakangan, selain kalangan Yazidi, Kristen, dan Turkmen, masih ada kelompok minoritas lain yang menjadi sasaran brutalitas dan kekejaman ISIS.

Situs berita al-Mayadeen Jumat (29/8) melaporkan bahwa satu kelompok agama bernama “Kakaiyyah” dan dianut oleh sebagian warga suku Kurdi mulai menjadi sasaran amuk ISIS. Agama Kakaiyyah yang muncul sejak abad ke-12 Masehi ini bukan agama atau mazhab tertentu melainkan gabungan beberapa agama dan mazhab.

Beberapa buku sejarah menyebutkan bahwa Kakaiyyah berasal dari kata “kaka” dalam bahasa Kurdi yang berarti “kakak laki-laki”. Kampung halaman utama kelompok ini adalah kota Kirkuk dan sebuah kawasan yang terletak di wilayah perbatasan Irak dengan Iran.

Sebagian besar penganut Kakaiyyah tinggal di bagian selatan Kurdistan, khususnya Kirkuk, Khaniqain, Jalawla, dan Sulaimaniah. Warga penganut agama ini juga ada yang tinggal di bagian timur Kurdistan dan ditemukan pula di kota Tal Afar.

Berbagai sumber pemberitaan menyebutkan bahwa kawanan bersenjata ISIS mulai melancarkan serangan secara sistematis terhadap kaum Kakaiyyah di distrik Hamaniah, provinsi Nineveh, hingga menyebabkan ribuan orang terpaksa mengungsi ke desa-desa terdekat dengan wilayah Kurdistan.

ISIS juga menghancurkan tiga makam yang memiliki nilai religius di tengah umat Kakaiyyah di provinsi Nineveh, satu di antaranya makam yang menjadi tempat ziarah dan berusia lebih dari 700 tahun.

Serangan terhadap kaum Kakaiyyah terjadi bersamaan dengan keberhasilan pasukan Kurdi Irak, Peshmerga, membebaskan sejumlah desa di sekitar bendungan Mosul. Menurut sumber-sumber keamanan Irak, serangan itu terjadi bersama dengan adanya pergerakan tentara Iran dan pasukan relawan ke kota kecil Amirli untuk membuyarkan kepungan ISIS terhadap kota tersebut. (mm)


Mari share berita terpercaya, bukan hoax
sumber : http://liputanislam.com/

NO COMMENTS