Pangeran Saudi Serukan Penggulingan Kerajaan

0
546 views
Islam Times- Pangeran Farhan yang membelot dari keluarga kerajaan Saudi pada Juli 2013 itu mengatakan bahwa rezim Saudi tidak mengikuti jukum Allah.
Abdullah

Abdullah

Pangeran el-Saud yang membelot dan meninggalkan kerajaan menyatakan dukungan dan solidaritas kepada putri Raja Saudi Abdullah yang menjadi tahanan rumah di kota Jeddah dan meminta masyarakat melakukan revolusi menggulingkan tahta kerajaan.

Dalam sebuah posting pada hari Senin (28/04/14), di halaman Facebook-nya, Pangeran Khalid bin Farhan el-Saud memuji Putri Sahar dan tiga saudari perempuannya atas dukungan mereka kepada kelompok oposisi tertindas di kota Qatif” di Provinsi Timur Arab Saudi, untuk melakukan demo besar.

Pangeran Farhan yang membelot dari keluarga kerajaan Saudi pada Juli 2013 itu mengatakan bahwa rezim Saudi tidak mengikuti jukum Allah.

Pernyataan itu disampaikan hanya beberapa hari setelah putri yang kini berusia 42 tahun itu meminta orang-orang di kerajaan itu untuk melanjutkan demonstrasi anti-rezim yang mereka gelar.

Sahar, Maha, Hala dan Jawaher el-Saud adalah putri-putri Raja Saudi Abdullah bin Abdulaziz, yang dikabarkan disekap di sebuah kompleks kerajaan di Jeddah.

“Salam untuk para martir dan orang-orang yang bebas di dalam penjara. Ini adalah kehormatan bagi saya untuk belajar arti kebebasan, hak-hak dan martabat dari Anda orang yang revolusioner,” katanya dalam pesan video yang diposting di YouTube.

“Kami berjanji untuk mengikuti jejak Anda dan tidak melepaskan tangan Anda,” dia juga mengatakan.

Protes terhadap keluarga al-Saud meningkat sejak November 2011 ketika pasukan keamanan menembaki pengunjuk rasa di Qatif, di Provinsi Timur — yang menewaskan lima orang dan menyebabkan puluhan lainnya terluka.

Aktivis mengatakan setidaknya lebih dari 30.000 tahanan politik mendekam di kerajaan Wahabi tersebut. [IT/Onh/Ass]

sumber : http://www.islamtimes.org/

NO COMMENTS