Mesir Tetapkan Tokoh Ikhwanul Muslimin sebagai Teroris

0
1,091 views
Mohammed Badie -Muslim Brotherhood leader.jpg
Mohammed Badie -Muslim Brotherhood leader.jpg
Mohammed Badie -Muslim Brotherhood leader.jpg

Islam Times – Jaksa Mesir menetapkan beberapa anggota gerakan Ikhwanul Muslimin sebagai teroris di bawah undang-undang anti terorisme kontroversial yang diadopsi bulan lalu.

Dalam pernyataan yang dirilis hari Minggu (29/3), Kepala Kejaksaan Hisham Barakat mengatakan keputusan itu mengikuti putusan pengadilan sebelumnya terhadap 18 tokoh Ikhwanul Musliin yang sudah dijatuhi hukuman karena mendalangi kekerasan pada tahun 2013.

Pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohammed Badie, wakilnya Khairat el-Shater dan Saad el-Katatni, ketua partai politik Ikhwan, termasuk di antara mereka yang masuk dalam list teroris.

Sejumlah dari mereka dinyatakan bersalah atas bentrokan mematikan yang terjadi beberapa hari setelah presiden Mohamed Morsi terguling dalam kudeta militer yang dipimpin Abdel Fattah el-Sisi pada 3 Juli 2013.

Langkah ini merupakan implementasi pertama undang-undang anti-teror yang memungkinkan jaksa membekukan aset terduga teroris, melarang mereka hidup bersama masyarakat dan  melakukan perjalanan dalam periode tiga tahun ke depan.

Undang-undang tampaknya menargetkan pendukung Morsi yang sering menggelar demonstrasi di kampus universitas dan menutup jalan.

Pada bulan November 2013, pemerintah Mesir juga menetapkan Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi teroris.

Pemerintahan el-Sisi terlibat dalam penumpasan brutal terhadap para pendukung Morsi.[IT/r]

Sumber : Islam Times

NO COMMENTS