Menyamar dan Berperahu, 22 Anggota ISIS Tewas Diserang Pasukan Irak

0
690 views

Iraqi-soldiersBaghdad, LiputanIslam.com – Sebanyak 22 teroris anggota kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas di sungai Furat, Irak, di tangan pasukan negara ini Selasa kemarin (16/9). Kantor berita resmi Suriah,SANA, dalam laporannya dari Irak menyebutkan mereka tewas diserang pasukan Irak dari Divisi 31 ketika mereka melintasi sungai Furat dengan menaikini tiga perahu dan menyamar dengan cara mengenakan pakaian tradisional Afghanistan.

Akibat serangan tersebut, tiga perahu mereka juga hancur bersama persenjataan yang ada di dalamnya. Puluhan anggota ISIS itu melintasi sungai Furat dalam perjalanan menuju kawasan Jurf al-Sakhar di provinsi Babil untuk bergabung dengan rekan-rekan mereka yang berada di kawasan tersebut.

Laporan itu menambahkan bahwa pasukan keamanan Irak yang didukung pasukan relawan juga berhasil membunuh tiga orang sniper anggota ISIS dan berhasil merebut sebuah jalur sahara kawasan Jurf al-Sakhar di barat laut kota Hillah.

Selain itu, Badan Anti Teror Irak menyatakan bahwa petinggi ISIS untuk kawasan Yathrib bernama Adnan al-Nahi tewas terkena serangan udara pasukan Irak ke kawasan Dhouluiyah. Al-Nahi saat itu memang diburu oleh Badan Anti Teror Irak setelah badan ini mendapat informasi intelijen mengenai tempat persembunyian al-Nahi.

Lebih lanjut, sumber keamanan Irak menyatakan bahwa pasukan militer Irak telah melancarkan operasi serangan udara di utara Tikrit dan berhasil merebut gudang-gudang senjata di kawasan Baiji dari tangan kawanan teroris ISIS.
Laporan lain dari Russia Today edisi bahasa Arab menyebutkan satu komandan ISIS di provinsi Nineveh bernama Abu Abdillah tewas terkena gempuran pasukan Irak dalam sebuah operasi pembebasan kawasan al-Khazir di sebelah timur kota Mosul.

Hingga kini beberapa kawasan Irak masih dikuasai kawanan teroris ISIS. Pasukan pemerintah pusat Irak bersama pasukan Kurdistan Irak, Peshmerga, dan pasukan dari kelompok-kelompok relawan terus bergerak untuk pembebasan kawasan-kawasan itu satu persatu dan membersihkannya dari keberadaan teroris.

Sementara itu, menurut laporan Sky News, Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Chuck Hagel dalam rapat dengan Majelis Senat AS Selasa kemarin menyatakan negara ini akan mengirim 1600 pasukan ke Irak untuk ikut menumpas ISIS.

Saat menyatakan hal tersebut Hagel menegaskan bahwa Pentagon tidak akan bekerjasama dengan pemerintah Suriah dalam perang melawan ISIS. Dia juga menyatakan AS menggalang dan memimpin koalisi perang anti ISIS, serta mengklaim agenda-agendanya dalam masalah ini mendapat dukungan masyarakat internasional. (mm)


Mari share berita terpercaya, bukan hoax
sumber : http://liputanislam.com/

NO COMMENTS