“Makam Sahabat Nabi Hujr Bin Adi ra Yang di Bongkar Teroris Wahabi Salafi yang dikirim oleh Saudi ke Syiria”

0
1,716 views
"Makam Sahabat Nabi Hujr Bin Adi ra Yang di Bongkar Teroris Wahabi Salafi yang dikirim oleh Saudi ke Syiria"
“Makam Sahabat Nabi Hujr Bin Adi ra Yang di Bongkar Teroris Wahabi Salafi yang dikirim oleh Saudi ke Syiria”

Foto: “Makam Sahabat Nabi Hujr Bin Adi ra Yang di Bongkar Teroris Wahabi Salafi yang dikirim oleh Saudi ke Syiria”

Damaskus– Konflik di Suriah belum juga usai. Di tengah konflik yang ditengarai ditunggangi oleh kelompok Barat yang tidak suka dengan kepemimpinan PresidenBasar Asad, yang dalam beberapa kesempatan mengecam dan mengancam Israel, mulai memasuki babak baru.

Mata beberapa ulama dari penjuru dunia mulai tertuju ke Suriah, yang dalam sejarah perkembangan Islam sempat menjadi ibukota Dinasti Umayah. Penyebabnya adalah kabar pembongkaran makam sahabat Nabi Muhammad SAW di kawasan Adra, yang tidak jauh dari Damaskus.

Makam yang dimaksud, sebagaimana dilansir beberapa media seperti Al Alam dan Al Manaar pada Kamis malam (2/5) waktu setempat, adalah makam Hujr bin Adi.

Hujr bin Adi merupakan salah satu sahabat dekat Rasulullah dan ikut terlibat dalam berbagai peperangan mempertahankan agama. Di masa Khalifah Imam Ali bin Abi Thalib, Hujr ikut membela Imam dalam perang Jamal, Siffin dan perang Nahrawan.

Kembali ke kabar pembongkaran. Makam Hujr dibongkar oleh kelompok pemberontak (wahabi salafi), Selain membongkar batu nisan, kelompok pemberontak itu juga menggali liang lahadnya. Bahkan disebutkan oleh sejumlah saksi, jasad Hujr yang masih utuh itu dibawa lari ke tempat yang hingga saat ini tidak diketahui.

Atas pembongkaran ini, sejumlah ulama di kawasan Timur Tengah angkat bicara. Salah seorang imam rujukan dalam bidang fikih di Qum, Iran, Ayatullah al Uzma Jaafar Subhani, sebagaimana dilansir Abna, mengecam keras tindakan pembongkaran makam ini dan meminta negara- negara Islam dan ulama mengerahkan umat Islam untuk bertindak kepada para pemborantak Suriah yang telah melampaui batas.

Kecaman serupa disampaikan oleh salah seorang Imam Masjid Al Aqsha di Palestina, Syeikh Salahuddin bin Ibrahim. Selain mengecam aksi pembongkaran makam sahabat Nabi, Salahuddin juga mempertanyakan alasan jihad sebagaimana diungkapkan para pemberontak.

Baginya, sangat tidak masuk akal dan tidak memiliki landasan syariat, jihad dilakukan kepada kelompok yang masih dalam satu agama, sementara mereka mengabaikan jihad di Palestina.

Sementara itu ditempat terpisah Teroris Wahabi berkoar: Giliran Makam Zainab akan Kami Bongkar!

Bersamaan dengan pengumuman diliburkannya Hauzah Ilmiah Dunia Syiah sebagai bentuk protes atas penistaan kuburan Hujr bin Adi, sahabat Nabi Saw dan Imam Ali as, seorang anasir Wahabi kelompok Tentara Bebas Suriah (FSA) mempublikasikan foto lain pembongkaran kuburan Hujr bin Adi dan mengeluarkan ancaman akan melakukan tindakan yang sama terhadap kuburan Sayidah Zainab dan Ruqayyah as.

Di bawah gambar pembongkar kuburan Hujr bin Adi tertulis, “Perhatikan bagaimana perasaan anak-anak Khomeini dan warga Iran saat ini! Ketika mereka menyaksikan apa yang kami lakukan terhadap kuburan Rawafidh (Syiah). Tapi mereka tidak tahu bagaimana sebentar lagi kami akan melakukan hal yang sama terhadap kuburan yang lain. Kami segera menuju kuburan Zainab dan Ruqayah dan mengeluarkan jasad mereka dari dalam tanah. Kami akan memutilasi kepala berhala mereka dan memusnahkannya.”

Kecaman yang sama juga datang dari Libanon. Pemimpin kharismatik Hizbullah, Sayid Hasan Nasrullah, mengecam tindakan brutal para pemberontak yang membongkar makam tersebut. “Makam sahabat yang mulia, Hujur bin Adi merupakan salah satu makam yang paling penting menurut pandangan seluruh umat Islam. Penghinaan terhadapnya dan aksi pembongkaran tersebut berpuncak dari ideologi terrorisme,” kata Hasan Nasrullah.[deleteisrael]

Sumber: RMOL

NO COMMENTS