Kenapa ISIS Libatkan Anak-anak dalam Aksinya?

0
1,094 views
Anak-anak ISIS (al-Alam). Islam Times - Negara ISlam Irak dan Suriah (ISIS) sengaja menggunakan anak-anak dalam video propaganda untuk merekrut banyak orang, ,kata sSalah satu tamu di acara Brookings Doha Center.
Anak-anak ISIS (al-Alam).   Islam Times - Negara ISlam Irak dan Suriah (ISIS) sengaja menggunakan anak-anak dalam video propaganda untuk merekrut banyak orang, ,kata sSalah satu tamu di acara Brookings Doha Center.
Anak-anak ISIS (al-Alam).
Islam Times – Negara ISlam Irak dan Suriah (ISIS) sengaja menggunakan anak-anak dalam video propaganda untuk merekrut banyak orang, ,kata sSalah satu tamu di acara Brookings Doha Center.

Charles Lister mengatakan, dalam enam bulan terakhir, video ISIS yang melibatkan anak-anak semakin banyak. Video terbaru — video Abdalla yang membunuh dua agen rahasia Suriah — adalah video paling ekstrem.

“Memamerkan anak melakukan tindakan kekerasan seperti itu tak lain cara [ISIS] menunjukkan bahwa perjuangannya harus dilakukan oleh semua level usia,” ujarnya.

Indoktrinasi anak-anak muda dengan pola pikir kekerasan, lanjutnya, akan membantu ISIS tetap berdiri dan merekrut anggota di tahun-tahun mendatang.

Video lain ISIS menunjukkan sekelompok anak laki-laki yang selain belajar di kelas juga belajar menggunakan senjata api dan melakukan latihan fisik. Dalam video juga terlihat bagaimana seorang anak berpakaian perang dengan cepat merakit sebuah senapan serbu Kalashnikov.

Juru bicara UNICEF di Irak, Jeffrey Bates mengatakan indoktrinasi ideologis atau partisipasi anak-anak dalam kekerasan akan sangat merusak psikologis mereka serta menimbulkan masalah besar bagi negara.

“Kami sudah punya contoh dari seluruh dunia selama beberapa dekade tentang dampak ini pada anak-anak. Dan itu menghancurkan,” paparnya.

ISIS, lanjut Bates, ingin punya generasi di masa depan yang akan meneruskan sepak terjang mereka.

Sementara di Irak, katanya, kami melihat ribuan anak yang butuh pertolongan.

Dalam salah stau video ISIS, terlihat sekelompok anak laki-laki mengenakan topeng, seragam loreng dan memegang senapan Kalashnikov dengan lambang ISIS di belakang mereka.

Sementara foto-foto ISIS di Raqa di Suriah menunjukkan gadis-gadis muda berjilbab memegang senapan serbu mainan.

Aymenn al-Tamimi, seorang anggota di Forum Timur Tengah menjelaskan, “Kelompok ini menggunakan anak-anak dalam propagandanya karena melihat anak-anak penting untuk melanggengkan keberadaan Negara Islam dalam generasi berikutnya.” [IT/al-Alam/Atn]

Sumber :Islam Times

NO COMMENTS