Kaum Khawarij di Suriah Mulai Kalah

0
357 views

Aleppo

Jelas Pemberontak Suriah yang dimotori oleh Wahabi dan Ikhwanul Muslimin yang bekerjasama dgn Zionis AS dan Israel membunuhi rakyat Suriah adalah kaum munafik / khawarij yang membunuh sesama Muslim.

Saat ini mereka mulai mengalami kekalahan. Pelabuhan Udara di Aleppo yang diambil oleh pemberontak Februari lalu sekarang dikuasai oleh tentara Suriah. Begitu pula kota Safira dan Tal Aran di dekat Aleppo.

Bagaimana pun pemberontak yang merekrut ratusan ribu “Mujahidin” dari luar negeri itu tega mengundang pihak asing guna membantai saudara sebangsa mereka.

Sekarang pemberontak minta ummat Islam untuk “berjihad” membunuh sesama Muslim di Suriah. Yang tidak bisa berjihad harap mengirim uang dan senjata. Kata mereka.

Kalau menyerang Israel, kita setuju. Tapi kalau menyerang Suriah/Syams yang merupakan negeri yang diberkahi Allah, itu sama saja dengan mencari neraka.Mudah2an kita tidak tertipu oleh kaum Khawarij yang membunuh sesama Muslim.

On Monday, six other Islamist rebel groups issued a call to arms in Aleppo.

It came after the army secured the area around the city’s airport and retook a strategically important base nearby.

Analysts said the capture of Base 80, a large military position which rebels had held since February, would help troops move on opposition-held areas of Aleppo.

Earlier this month, they seized the town of Safira, south-east of the city. On Monday, the town of Tal Aran, on the Safira-Aleppo road, also fell.

In a separate development on Wednesday, government troops – backed by fighters from Lebanon’s Hezbollah group – seized the southern Damascus suburb of Hujaira, Syrian state media said.

State TV showed soldiers walking on empty streets flanked by shelled buildings after days of fighting.

‘Rebel infighting’
The Syrian Observatory for Human Rights reported that ISIS had published an urgent communiqué on Tuesday warning that the army had taken “part of the road linking Khanasser, Tal Aran and Safira because of the weakness of rebel groups”.

ISIS acknowledged “many losses” from the fighting and called “all brigades and Muslims to arms to face off against the enemy which is attacking Islamic territory”, the UK-based group quoted it as saying.

“Those with a valid excuse not to fight must supply weapons and money.”

http://www.bbc.co.uk/news/world-middle-east-24927097

Hanya orang munafik yang dekat dengan kaum Yahudi dan Nasrani yang saat ini tengah memusuhi Islam dan membantai ummat Islam:
“Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.” [Al Maa-idah 52]

Khawarij suka mengkafirkan orang Islam yang bersyahadah dan sholat serta membunuhnya. Mudah2an kita terhindar dari itu:
“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr. Disahihkan oleh Albani dalam ash-Shahîhah, no. 3201).
Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya diantara ummatku ada orang-orang yang membaca Alquran tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. Sungguh, jika aku mendapati mereka, pasti aku akan bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum Aad. (Shahih Muslim No.1762)

http://kabarislamia.blogspot.com/2013/07/ciri-ciri-orang-munafik.html

No tags for this post.

NO COMMENTS