Jurnalis Amerika: ISIS Dipersenjatai CIA

0
795 views

pasukan-isis1Damaskus, LiputanIslam.com — Dave Lindorff, seorang jurnalis investigasi Amerika, mengungkapkan bahwa kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menggunakan senjata yang disuplay oleh Badan Intelejen Amerika CIA. Hal itu ia sebutkan dalam wawancara via telepon dengan Press TV, 31 Agustus 2014.

“Kita tahu bahwa AS ingin melakukan invansi (ke Irak dan Suriah) dengan dalih menyerang ISIS. Ini luar biasa, jika melihat fakta bahwa senjata yang digunakan ISIS disediakan oleh CIA, baik secara langsung ataupun melalui Arab Saudi,” jelas Lindorff. (Baca: ISIS juga Menggunakan Senjata Buatan Israel)

Menurut Lindorff, AS tengah mempraktikkan cara lama di Timur Tengah, yaitu bermain di dua kaki. “Saya kira itu adalah permainan lama AS memberikan senjata kepada kedua belah pihak. Orang-orang terus terbunuh setiap saat,” ujar Lindorff.

“Tapi pemerintah AS perlu menjelaskan kepada rakyat Amerika mengapa kelompok yang mengatakan berada di pihak AS, yaitu para pemberontak yang disebut ‘moderat’, sekarang malah menjadi musuh yang paling berbahaya,” tambahnya.

Namun Lidorff menyimpulkan bahwa AS akan kesulitan untuk menggalang sekutu dari negara-negara lain untuk menyerang Irak dan Suriah. “Tidak akan ada seorangpun yang benar-benar berminat berpartisipasi dalam perang ini, dan mungkin AS harus melakukan tekanan ekonomi kepada mereka.”

Seperti diketahui, ISIS telah mengontrol daerah di bagian utara Suriah, dan melebarkan invansinya ke Irak, dengan mengambil alih Mosul. Berbagai aksi teror dilakukan ISIS di kedua negara tersbut.  Menteri Pertahanan AS, Chuck Hagel, telah menyambangi Turki sebagai upaya menggalang sekutu untuk menyerang ISIS.

Militer AS telah mulai merencanakan serangan udara di Suriah adanya video pemenggalan wartawan Amerika James Foley. Namun publik telah mendeteksi, bahwa video tersebut adalah bagian dari operasi bendera palsu untuk melegitimasi serangan AS atas negara yang berdaulat. (Baca juga: Video Eksekusi James Foley, Kepingan Operasi Bendera Palsu). (ba)

 

 


Mari share berita terpercaya, bukan hoax
sumber : http://liputanislam.com/

NO COMMENTS