jamaah tabligh membongkar kedok salafi wahabi

17
57,773 views

jamaah tabligh membongkar kedok salafi wahabi

Jamaah Tabligh, Bophal

Markas Jamaah Tabligh

Markas besar mereka berada di Delhi, tepatnya di daerah Nizhamuddin. Markas kedua berada di Raywind, sebuah desa di kota Lahore (Pakistan). Markas ketiga berada di kota Dakka (Bangladesh).

jamaah tabligh berdoa

Jamaah Tabligh tentu bukan nama yang asing lagi bagi masyarakat kita, terlebih bagi mereka yang menggeluti dunia dakwah. Dengan menghindari ilmu-ilmu fiqh dan aqidah yang sering dituding sebagai ‘biang pemecah belah umat’, membuat dakwah mereka sangat populer dan mudah diterima masyarakat berbagai lapisan.

Bahkan saking populernya, bila ada seseorang yang berpenampilan mirip mereka atau kebetulan mempunyai ciri-ciri yang sama dengan mereka, biasanya akan ditanya; “Mas, Jamaah Tabligh, ya?” atau “Mas, karkun, ya?” Yang lebih tragis jika ada yang berpenampilan serupa meski bukan dari kalangan mereka, kemudian langsung dihukumi sebagai Jamaah Tabligh.

Pro dan kontra tentang mereka pun meruak. Lalu bagaimanakah hakikat jamaah yang berkiblat ke India ini?

Jamaah Tabligh lebih solid dari salafi wahabi. Karakter salafi berupa “Merasa dirinya paling benar”  dan kebiasaan “mencela golongan/ulama lain”yang berseberangan pendapat dengan mereka bukanlah issu semata, tetapi dapat dibuktikan melalui fakta yang terjadi diinternal salafi sendiri.

Meskipun tidak memiliki nama resmi, symbol dan cirri-ciri sebagaimana lazimnya organisasi. Tapi sistem didalam jamaah tabligh sangat solid, efisien, dinamis dan accountable.

Saya yakin, tidak ada satu pun lembaga atau bahkan organisasi di tanah Jawa yang mengetahui dengan pasti jumlah masjid di Pulau Jawa. Tapi Jamaah Tabligh, mereka tidak hanya tahu berapa jumlahnya, tapi bahkan mendata dengan detil berapa jumlah orang yang sholat dan tidak sholat disekitar masjid. Mana yang pro dan kontra. Pokoknya data mengenai bagaimana kondisi dan situasi umat Islam setempat komplit sekomplitnya.

Jamah Tabligh dicela sesat dan bid’ah oleh wahabi : 

Ajaklah kaum salafi untuk diskusi dengan ilmu dan akhlak, karena tidak ada gunanya berdiskusi dengan orang mengabaikan akhlak dan merasa paling benar sendiri dan golongan lain selalu salah. Diskusi yang sehat adalah untuk “mencari kebenaran bukan kemenangan”, mencari hujjah yang paling kuat (quwwatut dalil). Jika meyakini hujjah lawan diskusi lebih kuat maka dengan lapang hati menerimanya, tetapi jika tidak ada titik temu dalam diskusi maka masing-masing harus menghargai perbedaan ijtihadnya.

joord jamaah tabligh

08/08/2008 17:18 WIB

Pertemuan 300 Ribu anggota Jamaah Tabligh

Pertemuan Ribuan Jamaah Tabligh
Silaturrahmi puluhan orang yang berjanggut dan berpakaian celana setumit kaki ini pun dihadiri sekitar 300 ribu orang.
icon_star_off icon_star_off icon_star_off icon_star_off icon_star_off

17 COMMENTS

  1. sudah di selidikikah tulisan antum, atau copas sama abdat
    dalam peradilan, status hukum seseorang atau kelompok bisa di jatuhkan bila telah terbukti, itupun dengan 2 alat bukti.
    salah satu alat bukti bila telah melalui hasil penyelidikan dan penyidikan.
    peran salafi menuduh orang atau kelompok hanya pada hasil audit.
    contoh, baca kitab fadhoil amal, misal pada fadhoil dzikir. dalam kitab, ada ayat dan hadist rosul tentang dzikir, kemudian dibantu dengan hadist dhoif, sebagai tambahan, dan ada contoh dzikir ulama terdahulu.
    isi pesan dari fadhoil dzikir adalah agar ummat islam menjalankan perintah dzikir dan menyampaikan tentang pentingnya dzikir.
    Sebagai salah satu penyelidikan, kronologis suatu peristiwa sangat menolong untuk menetapkan sebagi buktipentelidikan.
    salafy tidak baca kitabnya, hanya mengaudit dimana kesalahan kitab untuk di jadikan hujjah menghantam jt
    contoh kongkrit riwayat Syekh ilyas, beliau risau dan berfikir, ummat islam sekarang sudah mulai meninggalkan amalan islam baik di india maupun ummat islam di selurh dunia, kemudian hasil dari kerisauan beliau meriset bagaimana menyelamatkan ummat ini dari keterpurukan.mencari solusi bagaimana ummat ini bangkit dengan kembali mengamalkan amalan islam, dengan secara kaffah, sehingga beliau pergi haji dan umroh dengan membawa kerisauanny tersebut, dan mendapat mimpi bertemu rosul ,dan mendapat ilham bagaimana menyelamatkan ummat dan bisa jaya kembali sebagai mana asalnya seperti pada jaman sahabat.
    penilaian salafy yang di jadikan hujjah hanya soal mimpi, usaha dan kerisauan ga di ambil, tanya pada diri antum adilkah sikap dan penilaian anda terhadap syekh ilyas.
    mengapa tidak menyelidiki dahulu sebelum memvonis seseorang.
    bila tidakan antum di teruskan dalam peradilan , hujjah anda gabakal bisa dijadikan bukti.
    apakah anda sudah siap, bila di pengadilan dunia hujjah anda ga bakaln di terima bagaimana dengan peradilan Alloh SWT, dah siap mempertanggung jawabakan perbuatan anda.
    Surat al-Hujurat ayat 6:
    يا أَيُّهَا الَّذينَ آمَنُوا إِنْ جاءَكُمْ فاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصيبُوا قَوْماً بِجَهالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلى‏ ما فَعَلْتُمْ نادِمينَ
    “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila datang kepada kamu seorang yang fasik membawa suatu berita, hendaklah selidiki terlebih dahulu, supaya kamu jangan mengambil suatu sikap terhadap suatu kaum dengan pengetahu an yang tidak cukup, yang kelaknya kamu menyesal atas apa yang telah kamu kerjakan itu.”
    Itu baru 2 bahasan.

  2. mf kepada para penulis?
    kenapa sich hrs menjelekkan sana sini, toh blm tentu kita lebih baik dr mereka.
    fitnah sana,fitnah sini…
    mulut mu harimau mu…
    kita akan ditanya mngenai diri kita…
    dya akan ditanya mengenai dirinya…
    berhati hati dalam menyebar berita, siapa tau yg kt sebar tidak didasari
    oleh fakta,hanya perasaan benci kita…ujungnya adalah fitnah. kalau 10 org baca dan percaya trus menyebar beritanya…tinggal x saja fitnah yg kita sebar tanpa kita sadari.
    berhati2 jauh lebih baik, dari pada menyesal tiada guna di kubur nanti.
    penulis mohon maaf kl ada salah penulisan.

  3. knapa musti saling menyalahkan , ulama sono menyalahkan ulama sini , di sono merasa bener di sini juga merasa bener , dan semua pake dalil , semua pake hadis , mari kita pandang Islam secara universal dan bukan secara kelompok , bedanya cuma di masalah tehnis , TP PADA PRINSIP NYA SAMA ALLAH dan ROSUL NYA . QURAN DAN HADIS , knapa ga duduk bareng , pikirkan bareng2 , damaikan kan bareng2 , satukan bareng2 , LURUS RAPAT DAN BER SHAP-SHAP , buang kepentingan pribadi , buang kepentingan keompok , smua vokus untuk umat , , , tp apa yg terjadi sekarang , hanya untuk pribadi /kelompok , untuk uang , yg ada hanya kesombongan , ujub ,riya na’udzubilah summa na’u dzubillah,, antum sering bicara tntang org kafir ,pengusaha kafir, demokrasi haram , pemimpin zolim , barat kafir , mulut antum doang yg teriak2 , nyata nya sampai hari ini 90% umat islam di negeri ini termasuk antum dan antum2 lainya masih memberikan KONTRIBUSI kepada orang2 kafir tersebut , pengusaha kafir2 tersebut , knapa bisa begitu , kaene antum2 sekalian hanya sibuk ngurusin tehnis nya dan bukan sistemnya dari ISLAM itu sendiri ,AFWAN

  4. Sy hanya coment,,,kalo yg ngomong bakso..bakso..bakso..ya biasanya tukang bakso,,,lah,,,,sekarang kallo yg ngomong bid’ah…bid’ah… Sesat…sesat…masuk neraka siapa coba???fikirkan

  5. Ambil positifnya aja tman2,. klo memang terdapat perbedaan dikalangan para ulama tntang kdua organisasi ini,. maka sebaiknya kembalikan saja kepada Allah SWT dan baginda Nabi SAW maka itu lebih baik dari pada saling menyalahkan sana sini,.

  6. akhir-akhir ini saya menyadari semua firkah clan sekte yang berasal dari agama islam dan non islam pada umumnya menginginkan kehidupan layak di dunia caranya dengan mengumpulkan pengikut sebanyak-banyaknya
    pucuk pimpinan dengan kepentingan utama kemapanan ekonomi membuat batasan-batasan aturan you kelompok saya dan you bukan bagian kelompok ane
    ilmu disebar untuk membentuk komunitas bisnis itu bukan isapan jempol semata apapun itu baik kaitan dengan ilmu dunia ataupun akhirat atau dicampur diramu seenaknya sendiri sesuai kepentingan masing-masing
    saya mu’alaf pernah ikut muhammadiyah salafi HTI NU dll dari cara pandang mereka tidak pernah ada yang secara kaffah sempurna memahami islam karena manusia diciptakan serba lemah sayapun demikian
    setidaknya belajar dari kajian salafi yang mengkafirkan orang lain yang sepaham membid’ahkan seseorang bahkan pernah saya dikatakan bughot/pemberontak, saya tidak akan melakukan itu tidak pula mengkafirkan orang sekalipun non muslim karena yang mengkafirkan mereka adalah Alqur’an dan As Sunnah atau memang mereka terang-terangan memerangi umat islam
    perlu diketahui bahwa islam maupun non islam semuanya adalah umat Muhammad SAW, sebelum meninggal Nabi bersabda “Ya Allah umatku-umatku” Nabi menginginkan semuanya selamat dari siksa akhirat
    dikembalikan ke masing-masing kaitannya dengan keterbatasan ilmu daya tangkap sifat tabiat masing-masing orang
    untuk sekarang saya berfokus pada terpenuhinya hak-hak Allah SWT atas hambanya dan urusan dunia yang perlu diperbaiki
    Andriyono recently posted..Kalimat Yang Dianggap Ekstrim Dalam IslamMy Profile

  7. Saudaraku sekalian. Sebaik-baik ilmu adalah Qoolallah dan Qoolarrasul. Siapa dan darimanapun itu datang sami’na wa atho’na lah kita. Adapun selebihnya, sungguh kita hanya dibebankan sesuai kemampuan kita. Kita harus berusaha, setelahnya tawakallah, baik dlm hal rizki maupun ilmu. Berharap ampunan dan rahmat-nya, serta takut dan berlindunglah darikemurkaan-Nya. Sungguh, boleh jadi yang kita benci, lebih baik dari kita. Dengan kasih sayanglah kita dalam memberi nasehat. Kita bersaudara, kita bersaudara, kita bersaudara.

  8. Ya Allah, ampuni ummat yang terus menerus menjelekkan kelompok lain, berilah hidayah pada mereka yang selalu mengintimidasi sesama muslim

Comments are closed.