ISIS Usir Seluruh Warga Kristen Dari Provinsi Nineveh

1
920 views

"داعش" يمهل المسيحيين 24 ساعة لمغادرة نينوى أو يقتلواBaghdad, LiputanIslam.com – Kelompok militan Daulah Islam Irak dan Suriah (ISIS) menetapkan tenggat waktu paling lambat 24 jam untuk wargaKristen Irak supaya meninggalkan wilayah provinsi Nineveh, demikian dinyatakan Ketua Badan Kependudukan Am al-Rabiin, Irak, Zuhair al-Chalabi, kepada lembaga pemberitaan al-Sumaria, Jumat (18/7).

“Gembong teroris ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi, telah mengeluarkan ketetapan waktu sampai Sabtu besok (19/7) kepada warga Kristen supaya meninggalkan provinsi Nineveh,” ujar Chalabi sembari menyebutkan bahwa sebelumnya ISIS masih memberikan pilihan kepada warga Kristen antara masuk Islam atau membayar jizyah.

“Kelompok ISIS juga melarang warga Kristen membawa harta benda mereka. ISIS merampas dan menjarah harta benda mereka,” lanjut Chalabi.

Dia lantas menyebutkan bahwa warga Kristen terpaksa angkat kaki dari Mosul . Dia meminta semua pihak terkait supaya mempedulikan dan menyelamatkan nasib warga Kristen yang sedemikian teraniaya.

Komisaris Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 20 Juni lalu melaporkan bahwa ISIS telah menekan warga Kristen di Mosul dengan cara memaksa mereka membayar jizyah dengan tujuan supaya mereka tidak betah lalu pergi meninggalkan Mosul. Komisi ini meminta pemerintah Irak dan masyarakat internasional supaya mengatasi kesewenang-wenangan ISIS tersebut. (mm)

 

sumber : http://liputanislam.com/

1 COMMENT

Comments are closed.