Benzano – Kelompok ISIS dilaporkan telah mengeksekusi sembilan pemuda di Tal Afar Square, Mosul, Irak utara dengan cara mengikat tubuh mereka di tiang besi lalu dipotong menjadi dua bagian.

Eksekusi secara kejam itu dilakukan dengan gergaji listrik.

Sembilan pemuda tersebut dituduh membentuk faksi perlawanan terhadap ISIS. Mereka semula ditangkap oleh para militan ISIS atau Islamic State dan dijatuhi hukuman oleh pengadilan Syariah versi ISIS.

Laporan eksekusi terbaru kelompok ISIS ini dilansir Iraq News. “Militan ISIS telah menjalankan (eksekusi) terhadap sembilan pemuda dari Mosul,” tulis media Irak itu mengutip seorang sumber di Mosul.

“Pakaian terdakwa dilabeli sebagai seorang dari faksi perlawanan anti-ISIS. Hukuman mati dibacakan oleh pengadilan syariah ISIS yang menyatakan bahwa para lelaki tersebut harus diikat di tiang besi di tengah Tal Afar Square, Mosul dan kemudian dipotong menjadi dua dengan gergaji listrik,” lanjut laporan media Irak.

Sebelumnya, pada awal Agustus 2016, ISIS merilis video dan foto di mana anak-anak kecil, termasuk anak asal Inggris bernama JoJo alias Abu Abdullah al-Britani menjadi algojo yang mengeksekusi para pemuda dengan pistol.

ISIS menguasai Mosul sejak tahun 2014. Sejak itu, mereka mengeksekusi banyak orang mulai dari tentara Irak, Kurdi, Yazidi hingga Syiah di Irak utara.

Di Kota Mosul itu pula, Abu Bakr al-Baghdadi memproklamirkan berdirinya “khilafah” Islam dari mimbar Masjid Agung Al-Nuri. Dalam proklamasi itu, Baghdadi menyatakan diri sebagai “khalifah”.

No tags for this post.

NO COMMENTS