ISIS Gunakan Teknik Penyiksaan Ciptaan CIA

0
392 views

water-boarding-a-1Washington DC, LiputanIslam.com — Kelompok teroris ISIS menggunakan teknik penyiksaan yang diciptakan oleh dinas inteligen AS, CIA. Demikian laporan media AS terkemuka The Washington Post (WP) sebagaimana dikutip RIA Novosti, Jumat (28/8).

“Setidaknya 4 tawanan ISIS di Suriah, termasuk wartawan AS yang baru saja dieksekusi oleh kelompok ini, mengalami penyiksaan “waterboard” di awal penahanan mereka,” tulis WP mengutip seorang sumber dari kalangan inteligen AS yang tidak disebutkan namanya.

“James Foley adalah salah satu dari 4 tahanan yang di “waterboard” beberpa kali oleh ISIS, yang tampaknya meniru teknik yang digunakan CIA saat menginterogasi para tersangka teroris paska serangan September 11 September 2001,” tambah sumber tersebut.

Waterboarding adalah teknik penyiksaan yang mengkondisikan tahanan berada dalam kondisi tenggelam, termasuk dengan mengguyurkan air dingin di wajah pasien yang terbungkus kain.

Dalam sebuah pengakuan tahun 2008, mantan Direktur CIA Michael Hayden mengatakan bahwa keputusan CIA menerapkan teknik “waterboard” tidak hanya “sesuai hukum, juga merefleksikan kondisi saat itu”.

“Program interogasi tersangka terorisme CIA tidak saja sesuai hukum, juga efektif, yang lahir dari kebutuhan,” kata Hayden.

Teknik itu dan teknik-teknik yang dianggap sebagai penyiksaan telah dilarang sejak tahun 2009.

Washington Post juga menyebutkan keterangan beberapa orang yang menyaksikan penangkapan James Foley, yang menyebutkan adanya penyiksaan terhadap dirinya.

Foley yang ditangkap pada November 2012, minggu lalu dipenggal kepalanya oleh ISIS dan video pemenggalannya beredar luas di media massa. Namun publik yang kritis mengetahui bahwa pemenggalan itu adalah kebohongan untuk mendukung kampanye kekejaman ISIS yang berujung pada invasi AS di Irak dan Suriah.

Apalagi setelah pemerintah Suriah memastikan bahwa Foley telah tewas tahun lalu dan menyebutkan informasi itu telah diketahui PBB.(ca)


Mari share berita terpercaya, bukan hoax
sumber : http://liputanislam.com/

NO COMMENTS