ISIS Dibaiat di Malang, Meski Acara Sempat Dibubarkan

0
1,187 views

Al-Baghdadi-2Malang, LiputanIslam.com–Deklarasi Baiat kepada ISIS (Islamic State of Irak and Syria) telah berlangsung di kota Malang, meski sempat dua kali pindah lokasi karena  dibubarkan aparat. Acara yang berlangsung pada hari Ahad (20/7) itu sedianya akan dilangsungkan di masjid Ibnu Sina, namun mendadak dibatalkan izinnya oleh takmir masjid tersebut. Acara kemudian dipindahkan Nurud Hidayah, Tlogomas, Lowokwaru Kota Malang, dan gagal lagi.

“Kegiatan dibubarkan. Kami diusir, intel polisi mengambil foto,” kata jamaah asal Surabaya, Angga. Angga datang bersama empat temannya untuk mengikuti deklarasi dan mendukung Amir Daulah Khilafah, Syaikh Abu Bakr al-Baghdadi. Lantas mereka membubarkan diri, sebagian berkumpul di masjid Ar Fachruddin Universitas Muhammadiyah Malang.

Selanjutnya, mereka memindahkan kegiatan di sebuah masjid di tengah ladang tebu, di Dusun Sempu Desa Gading Kulon Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Lokasinya sekitar lima kilometer dari masjid Nurul Hidayah. Tempo melaporkan, sekitar 500 an jamaah menghadiri deklarasi, mereka datang bersama istri dan anaknya. Namun koresponden Liputan Islam yang hadir dalam acara itu menyatakan hadirin hanya 50-an saja.

Dalam laporan Tempo, pembicara dalam acara ini adalah Ustadz M Fachry dan Ustadz Syafuddin Umar yang menjelaskan tentang Daulah Khilafah Islamiyah. Dengan menampilkan presentasi melalui layar LCD Projector, mereka menjelaskan jika di Irak telah tegak Khilafah Islamiyah. Di akhir acara, para jamaah diminta berdiri untuk dibaiat untuk menyatakan setia kepada Amir Daulah Khilafah Islamiyah, Syaikh Abu Bakr al-Baghdadi. Secara serempak mereka mengucapkan kalimat sumpah setia dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia. Pekik takbir bergema bersama-sama usai upacara pembaiatan.

Abu Bakar al Baghdadi adalah pemimpin ISIS, kelompok militan yang telah melakukan aksi-aksi pembunuhan brutal di Irak dan Suriah. Namun kelompok Ansharul Khilafah menyangkal bahwa mereka terkait dengan ISIS. Juru bicara Ansharul Khilafah, Romly, mengatakan, ISIS terbagi dalam berbagai faksi dan telah dibubarkan. Selanjutnya, muncul Daulah Khilafah dengan khalifah Syaikh Abu Bakr al-Baghdadi. Namun demikian, usai deklarasi, mereka membagikan majalah Al Mustaqbal dan stiker menyerupai bendera ISIS. (Baca: Tanggapan Para Ulama Terkait Khilafah ISIS). Acara baiat di Malang ini merupakan kelanjutan dari acara serupa di Jakarta dan Solo.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor Lowokwaru, Ajun Komisaris Kuswara, yang dikutip Tempo mengatakan jika polisi tak membubarkan kegiatan. Namun, warga sekitar masjid menolak kegiatan tersebut. Apalagi, mereka tak memiliki izin kegiatan dari RT, RW dan Keluarahan setempat.(dw)

 

sumber : http://liputanislam.com/

NO COMMENTS