ISIS Ancam Ganyang Spanyol, dan Siap Taklukkan Jakarta Hingga Andalusia

0
757 views

No-To-ISIS-1Baghdad, LiputanIslam.com — Sekelompok jihadis yang mengklaim berasal dari kelompok ISIS atau Daulah Islam Irak dan Suriah memposting sebuah video bernada mengancam di YouTube. Dalam video tersebut, mereka bersumpah untuk menyerang Spanyol. Menurutnya, Spanyol adalah tanah nenek moyang mereka dan karenanya, jihadis ini siap mati untuk Daulah Islam yang baru terbentuk.

Video ini membuat geger media Spanyol. Apalagi, jihadis ini berbicara dalam bahasa Spanyol, dan meyakinkan bahwa mereka akan segera mengambil alih Spanyol.

“Saya katakan kepada Anda, Spanyol adalah tanah nenek moyang kita. Dan Insya Allah kita akan membebaskannya dengan kekuasaan Allah,” ucap salah satu jihadis. Ia juga menambahkan bahwa mereka tidak akan berhenti sampai di Spanyol, melainkan akan menyebarkan kekhalifahan di seluruh dunia.

“Saya peringatkan kepada orang-orang di seluruh dunia, kita hidup di bawah bendera Islam, Khilafah Islam. Kita siap mati untuk itu sampai kita membebaskan semua wilayah, dari Jakarta hingga Andalusia, “katanya.

Videonya diunggah pada tanggal 2 Juli 2014, dan bisa disaksikan di http://www.youtube.com/watch?v=ib1WlP-ae7I.

Menurut Russia Today (RT), rekaman itu belum diverifikasi secara independen, namun dipastikan bahwa rekaman ini bukanlah kali pertama yang dirilis oleh kelompok ISIS. Sebelumnya, mereka pernah memposting video propaganda yang berjudul “Tiada Kehidupan Tanpa Jihad” yang menampilkan anggota jihadis asal Australia dan Inggris yang menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia untuk bergabung bersama mereka.

“Kami memiliki saudara dari Bangladesh, dari Irak, dari Kamboja, Australia dan Inggris,” kata seorang militan bernama Abu al-Muthanna Yaman, asal Inggris.

Pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, mengumumkan pembentukan Daulah Islam, atau khilafah, yang mencakup daerah-daerah yang berada dalam kontrol ISIS. Al- Bahgdadi juga menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia agar bergabung bersama ISIS.

“Kaum Muslim, dimanapun Anda, siapapun yang mampu berhijrah ke Daulah Islam, maka biarkan dia melakukannya, karena hijrah ke wilayah khilafah adalah wajib,” serunya.

Awal Ramadhan lalu, ISIS mendeklarasikan Daulah Islam dan meminta umat Muslimin di seluruh dunia untuk berbaiat. Namun, Daulah Islam ini sendiri banyak ditentang dari berbagai kelompok jihad  maupun organisasi pengusung khilafah seperti Hizbut Tahrir. Menurut mereka, kekhalifahan ala ISIS ini tidak sah jika ditinjau dari perspektif syariat Islam. (ba)

 

sumber : http://liputanislam.com/

NO COMMENTS