ISIS Ancam Bunuh Warga Kristen Jika Tak Masuk Islam

0
1,180 views
Seorang penganut Kristen Irak sedang beribadah di Gereja Saint George. Dok : CNN
Seorang penganut Kristen Irak sedang beribadah di Gereja Saint George. Dok : CNN
Seorang penganut Kristen Irak sedang beribadah di Gereja Saint George. Dok : CNN

Satu Islam, Mosul – Kota Mosul memang benar-benar dijadikan basis kekuatan militer dan pemerintahan negara Islam versi genk teroris ISIS. Semakin hari, ISIS semakin menancapkan cakar dominasinya dengan mengeluarkan aturan yang dibuatnya.

Saksi dan pastor gereja Kasdim di Kota Mosul, Irak bagian utara, kemarin mengatakan warga Nasrani banyak mengungsi dari tempat tinggal mereka karena diancam ultimatum tentara Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Keluarga Kristen sedang menuju Dohuk dan Arbil. Buat pertama kalinya dalam sejarah Irak, di Mosul tidak ada warga Kristen,” kata Louis Sako kepada kantor berita AFP, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Jumat 18 Juli 2014.

Sejumlah saksi mengatakan ISIS mengumumkan ultimatumnya melalui pengeras suara di masjid-masjid.

Selebaran yang dibagikan pekan lalu oleh ISIS menyebutkan warga Kristen di Kota Mosul harus masuk agama Islam, membayar pajak khusus, pergi, atau dibunuh jika menolak.

Orang Kristen yang tidak setuju masuk Islam wajib membayar pajak khusus atau meninggalkan kota Irak utara sejak Sabtu 05:00 ET (waktu setempat) atau jika tidak mematuhi maka jawban satu-satunya adalah pedang,” tulis dalam selebaran itu.

“Kami sangat terkejut dengan selebaran ISIS yang memaksa umat Kristen masuk Islam atau membayar pajak khusus, pergi atau dibunuh. Mereka langsung pergi hanya berbekal baju di badan. Rumah mereka juga nantinya diambil oleh ISIS,” kata Sako.

Bahkan Sako mengatakan ISIS menandai rumah-rumah warga Kristen dengan huruf “N” dari kata “Nasrani”.

Human Rights Watch telah mendokumentasikan kekerasan yang di lakukan ISIS terhadap minoritas etnis dan agama. Dalam laporannya disebutkan puluhan ribu keluarga di kota Mosul telah melarikan diri, akibat keganasan ISIS. Dilaporakan, ISIS telah memaksa jihad para pria di desa-desa serta menjarah rumah dan tempat ibadah penduduk.

NO COMMENTS