Gawat, ISIS di Suriah Kuasai 60 Desa Kurdi dan Kepung Kota Ain al-Arab Rubrik ISIS

0
518 views

suriah-kurdi-YPGAin al-Arab, LiputanIslam.com – Kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) diberitakan terus mengembangkan ekspansinya di wilayah Kurdi di bagian utara Suriah. Setelah sebelumnya dilaporkan mengusai 20-an desa Kurdi, dalam perkembangan terbaru kelompok ganas itu dikabarkan sudah menguasai 40 desa lagi sehingga total desa yang jatuh ke tangan ISIS menjadi 60 desa yang semuanya berada di sekitar kota Ain al-Arab atau yang disebut kota Kobane oleh penduduk etnis Kurdi. Bersamaan dengan ini, sebanyak 800 penduduk dikabarkan tak jelas nasibnya, dan pemimpin Kurdistan Irak Masoud Barzani meminta kepedulian masyarakat dunia kepada kondisi warga Kurdi di kota tersebut dan sekitarnya.

Laporan mengenai jatuhnya 60 desa Kurdi Suriah dikemukakan olehlembaga Pengawas Hak Asasi Manusia (HAM) Suriah, sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang dekat dengan kubu oposisi Suriah dan aktif memantau situasi pertempuran di berbagai wilayah Suriah.
Sebagaimana dilansir Alalam, LSM yang berbasis di London, Inggris, itu menyatakan bahwa pada hari Jumat (19/9) ISIS telah menguasai 40 desa di sekitar Ain al-Arab, bagian utara Suriah, dan dengan demikian total jumlah desa Kurdi yang berhasil dikuasai ISIS dalam kurun waktu 48 jam terakhir mendapai 60 desa.

“Dalam 48 jam terakhir mereka telah menguasai 60 desa yang 40 di antaranya melalui serangan yang berlangsung hanya sepanjang hari Jumat saja. Para petempur Kurdi memilih mundur karena perimbangan kekuatan tidak menguntungkan mereka,” ungkap lembaga tersebut.
LSM ini menambahkan bahwa akibat serangan itu banyak penduduk mengungsi dan berlarian menyelamatkan diri mencari tempat yang dirasa lebih aman sehingga banyak yang tak jelas nasibnya.

“Sebanyak 800 penduduk tak jelas arah kepergiannya,” ungkap Lembaga Pengawas HAM Suriah.

Jumat pagi otoritas Turki menolak membuka pintu perbatasannya untuk ratusan pengungsi Kurdi Suriah yang kabur menghindari pertempuran sengit antara gerombolan bersenjata ISIS dan para petempur Unit Perlindungan Rakyat Kurdi Suriah (YPG), tapi belakangan mereka bersedia membukanya. YPG sendiri masih bertahan di dalam kota dan meminta bantuan pasukan dari kelompok-kelompok Kurdi dari wilayah lain.

Sementara itu, menanggapi laporan memburuknya kondisi warga Kurdi di Suriah akibat serangan ISIS tersebut pemimpin Kurdistan Irak, Masoud Barzani, menyerukan kepada masyarakatinternasional supaya turun tangan melindungi warga kota “Kobane” dari serangan teroris.

“Serangan ganas ISIS ke Kobane dan Kurdistan Barat merupakan ancaman bagi seluruh orang Kurdi dan bahaya bagi eksistensi mereka,” ungkap Barzani, Jumat (19/9), sebagaimana dikutip al-Mayadeen.

Dia menambahkan bahwa masyarakat dunia harus turun tangan secepatnya untuk melindungi Kobane yang kini dikepung oleh kawanan teroris ISIS. (mm)

 

sumber : http://liputanislam.com/

No tags for this post.

NO COMMENTS