Fatwa Sadis Imam Wahhâbi Salafi Ibn Utsaimin!!

0
1,575 views

Kedangkalan Akidah Tauhid Wahhabi Salafi

Seperti baiasanya, kaum Wahhâbi Salafi yang cupet cara berpikirnya, gemar mengumbar fatwa pengkafiran kepada siapa saja yang tidak meyakini penyimpangan akidah seperti yang mereka yakini. Kini giliran vonis kafir atas siapa saja yang tidak mengimani bahwa Allah “bertempat di langit”….. Demikian dijatuhkan vonis itu oleh Ibnu Utsaimin, salah seorang imam gede kaum Wahhâbi Salafi setelah kematian Bin Bâz…

Perhatikan vonis itu dalam kitab Majmû’ Fatâwa Ibnu Utsaimin”, 1132-133 pertanyaan: 55. Buku kumpulan fatwa itu disusun oleh Fahd bin Nâshir bin Ibrahim al Salman. Cet. Dâr al Wathan.

.

 سئل فضيلة الشيخ : عن قول بعض الناس إذا سئل ” اين الله ” ؟ قال : ” الله في كل مكان ” او ” موجود ” فهل هذه الاجابة صحيحة على إطلاقها ؟

فأجاب بقوله : هذه إجابة باطلة لا على إطلاقها ولا على تقييدها

فإذا سئل أين الله ؟ فليقل : ” في السماء ” كما أجابت بذلك المرأة التي سألها النبي صلى الله عليه وسلم ، ” أين الله ” قالت : في السماء .

وأما من قال : ” موجود ” فقط . فهذا حيدة عن الجواب ومراوغة منه

وأما من قال : ” إن الله في كل مكان ” وأراد بذاته فهذا كفر لأنه تكذيب لما دلت عليه النصوص ، بل الأدلة السمعية ، والعقلية ، والفطرية من أن الله تعالى عليّ على كل شيء ، وأنه فوق السماوات مستو على عرشه .

.

Terjemahan Fatwa Bin Utsaimin:

Beliau ditanya tentang ucapan sebagian orang jika ditanya, “Di mana Allah? Lalu ia menjawab, “Allah ada di setiap tempat” atau “Allah ada Maha Ada” apakah jawaban ini benar?

Maka beliau menjawab: Jawaban ini palsu/batil/keliru, tetapi tidak secara total dan tidak juga ketika diikat.

Jika ia ditanya, “Di mana Allah?” hendaknya ia berkata, “Allah di langit.” Seperti wanita yang ditanya oleh Nabi saw., “Di mana Allah?” lalu ia menjawab, “Di langit.”

Adapun orang yang mengatakan bahwa “Allah Maha Ada” hanya itu jawabanya, maka sesungguhnya ia lari dari jawaban dan berkelit.

Adapun orang yang berkata Allah Ada di setiap tempat dengan maksud Dzat-Nya maka ia adalah kafir. Sebab ia mendustakan nash-nash, bahkan dalil-dalil naqliyah dan aqliyah serta dalil fitrah bahwa berada di atas segala sesuatu. Dan Dia (Allah) berada di atas langit, bersemayam di atas Asry-Nya.

.

.

Abu Salafy:

Demikianlah dengan mudahnya Syeikh Mufti Andalan kaum Wahhâbi Salafi menjatuhkan vonis kafir atas sesiapa yang tidak meyakini bahwa “Allah bertempat di langit… bersemayam… duduk di atas Arsy-Nya”… apa dasarnya? Sederhana… sebuah hadis yang redaksinya masih diperselisihkan di antara para ulama Islam… dan kami telah beber panjang lebar dalam seri Ternyata Tuhan Tidak Di Langit!

Dan inilah akidah tajsîm yang diyakini oleh kaum Mujassimah dan kemudian dipromosikan Ibnu Taimiyah dan setelahnya dijadikan akidah resmi kaum Wahhâbi/salafy….

Kami tidak menghiraukan penyimpangan mereka jika ia hanya mereka yakini sendiri. Akan tetapi ketika mereka menteror kaum Muslimin dengan vonis kafir, maka kesesatan itu harus segera dibongkar…

Dalam kesempatan ini kami tidak mermaksud membuktikan kepalsuan akidah kaum Yahudi yang kemudian kental kita temukan dalam akidah yang diyakini kaum Wahhâbi itu… telah banyak artikel kami tentang masalah ini… namum di sini kami hanya membuktikan kepada Anda betapa mazhab Wahhâbi Salafi itu ditegakkan di atas pengkafiran kaum Muslimin dengan sebab dan alasan yang sama sekali tidak dapat dibenrkan agama... di samping jelas bagi Anda betapa dangkal pemahaman agama kaum  Wahhâbi Salafi!

Dua ciri yang sangat kental pada pengikut aliran sempalan ini… kejumudan/kebekuan/kedangkalan dan kesemberoan dalam menvonis kafir selain kelompok mereka sendiri!

.

Semoga umat Islam diselamatkan dari kesesatan akidah. Amin.

 

sumber : http://abusalafy.wordpress.com/

NO COMMENTS