Emir al-Qaeda Murka Anak Didiknya Saling Penggal

1
6,220 views
Islam Times- Fakta membuktikan, selama ini elemen-elemen Takfiri di berbagai dunia, termasuk Indonesia saling cengkeram dan saling penggal kepala rival satu ideologi, Wahabi-Salafi, hanya saja di Indonesia hal itu hanya menunggu waktu saja.
Takfiri Suriah

Takfiri Suriah

Emir sekaligus pemimpin jaringan Takfiri al-Qaeda, Ayman al-Zawahri meminta kepada anak-anak didik mereka yang saling bunuh dan saling penggal untuk tetap bersatu.

Pernyataan itu diutarakan oleh al-Zawahri dalam sebuah wawancara terbaru di tengah derasnya pembantaian dan pembunuhan sesama geng Takfiri di Suriah.

Wawancara bersama dengan SITE monitoring service antara bulan Februari dan April bulan lalu itu dirilis setelah geng bengis Takfiri Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) menuduh jaringan yang membesarkannya, al-Qaeda, dianggap telah menyimpang dari jalan yang benar dan menghianati cita-cita co-Founder, Osama bin Laden.

“Mereka (al-Zawahri cs, red) memecah belah jajaran mujahidin (Takfiri, red) di setiap tempat, kata juru bicara ISIS Abu Mohammad al-Adnani dalam pernyataan yang dimuat di forum Takfiri.

al-Zawahri menolak keras tuduhan tersebut dan mengarahkan telunjuknya kepada pemerintah Suriah dan menyebut bahwa Suriah mungkin telah menembus kelompok-kelompok ekstremis untuk menabur hasutan, demikian menukil wawancara di SITE yang dimuat di media al-Qaeda.

“Jika saya memerintahkan Anda untuk melawan saudara-saudara mujahidin, Anda jangan mematuhi saya. Jika saya memerintahkan Anda untuk meledakkan diri di antara saudara mujahidin, jangan mematuhi saya,” kata al-Zawahri.

Fakta membuktikan, selama ini elemen-elemen Takfiri di berbagai dunia, termasuk Indonesia saling cengkeram dan saling penggal kepala rival satu ideologi, Wahabi-Salafi, hanya saja di Indonesia hal itu hanya menunggu waktu saja.

“Metode kami berfokus pada era Hubal [dewa pagan pra-Islam, red], Amerika, dan sekutu Tentara Salib dan Zionis serta agen pengkhianat mereka yang menghasut umat muslim. Kami berjihad melawan mereka semua dan berjihad dengan mereka yang meninggalkan medan pertempuran,” kata Zawahri dalam wawancara.

Diperkirakan sekitar 140.000 orang dilaporkan tewas di Suriah sejak elemen-elemen asing menghancurkan negara muslimin Suriah pada 2011 lalu.

Kelompok Takfiri dari Negara Islam Irak, yang kemudian menjelma menjadi jaringan Negara Islam Irak dan Levant atau Syam (ISIS), dibubakan oleh Ayman al-Zawahri karena pembantaian yang ISIS lakukan terhadap sesama Takfiri maupun tentara dan Rakyat Suriah.

Pada November 2013, Ayman al-Zawahiri, tokoh sentral gerakan teroris global menyerukan pembubaran ISIS, dan menyatakan bahwa ISIS adalah saingan utama Front al-Nusra dan membaptis Front al-Nusra sebagai cabang resmi al-Qaeda di Suriah.

Seiring pecahnya konflik di Suriah, al-Baghdadi mengincar perluasan wilayah kekuasaan. Karena motif itulah, dia menciptakan Front al-Nusra dan menugaskan al-Golani untuk mengomandani seluruh operasi teror takfiri di Suriah. Nah, ketika al-Golani belakangan diminta untuk mengintegrasikan kembali kelompok dengan ISIS, ia menolak dan inilah pangkal keretakan mengemuka ke publik.

Terkait pendeklarasian negara ISIS, al-Baghdadi mengatakan wilayah yang di bawah kekuasaannya memerlukan keberadaan seorang gubernur. Dan itu sangat penting dari perspektif syariah. Selanjutnya, dewan Syura dibentuk yang kemudian diangkatlah al-Baghdadi sebagai emir umat beriman. al-Baghdadi kemudian menunjuk para menteri, gubernur, dan pejabat lain untuk mengumpulkan uang zakat dan menggariskan kebijakan dalam dan luar negeri.

Masih terkait dengan semua itu, al-Baghdadi mewajibkan semua faksi bersenjata berada di bawah kendali ISIS termasuk Front al-Nusra dan harus berbaiat dan sumpah setia kepada al-Baghdadi. Mereka juga diminta untuk meninggalkan peperangan di daerah lain dan meletakkan senjata.

Dengan semua langkah itu, al-Baghdadi mengikuti jejak pemimpin Taliban Mullah Omar saat mendeklarasikan Emirat Negara Islam di Afghanistan. Ini semacam metamorfosa politik al-Baghadadi, dari seorang emir kelompok untuk menjadi seorang emir negara. Hal yang sama dapat dikatakan terjadi pada kelompok Ansar al-Sharia di Yaman, dan emirat al-Qaeda di Mali.

Jumawa lalu meningkahi. Baghdadi menganggap dirinya sebagai emir berkuasa yang levelnya di atas al-Zawahri yang digambarkanya sekadar emir kelompok — sekalipun al-Zawahiri notabene emir global jaringan teroris di seluruh dunia. Gambaran itu dilatari fakta al-Zawahiri tidak mengontrol suatu wilayah geografis yang di dalamnya Syariah ditegakkan. [IT/Onh/Ass]

sumber : http://www.islamtimes.org/

1 COMMENT

  1. sikap takfiri amat keji. akan terjadi nanti sesama takfiri akan mengkafirkan saudara sesama mereka yg tidor sebelah katil mereka.

    sebab mengkafirkan sesama muslim menjadi makanan puak laknat takfiri ini.

    semuga Allah pecah belahkan mereka dan biarlah sesama takfiri mengkafir sesama mereka dan memusnahkan sesama mereka.

Comments are closed.