Ditemukan, Kuburuan Massal Berisi 500 Jenazah Korban Kejahatan ISIS

0
1,371 views

Baghdad, LiputanIslam.com – Sebanyak 500 jenazah telah ditemukan di sebuah kuburan massal di Irak hasil kejahatan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Bersamaan dengan ini dilaporkan pula bahwa sebanyak 70 anggota ISIS tewas di provinsi Anbar dan puluhan lainnya di provinsi Salahuddin di tangan pasukan Irak.

Mengenai penemuan kuburan massal, sebagaimana dilansir PressTV Selasa kemarin (9/9), seorang pejabat Irak dari provinsi Nineveh mengatakan kuburan massal itu ditemukan di distrik Hamidat, dan semua jenazah yang ada di dalamnya adalah para narapidana penjara Badoosh, Mosul, yang telah dieksekusi secara massal oleh oleh militan takfiri ISIS.

Laporan lain dari seorang pejabat Kurdistan Irak menyebutkan lebih dari selusin jenazah, termasuk beberapa jenazah anak kecil, juga telah ditemukan di sebuah kuburan massal lain di sebuah wilayah di barat kota Mosul, provinsi Nineveh.

Belasan jenazah warga sipil itu diyakini sebagai warga Kurdi Izadi, salah satu komunitas minoritas di Irak utara yang juga menjadi sasmass-executions-isil-iraqaran kebrutalan ISIS.

Sementara itu, sebagaimana diberitakan al-Sumaria, Komandan Operasi al-Jazirah dan al-Badiyah Brigjen Diyaa Kadhim menyatakan sebanyak 70 anggota ISIS, beberapa di antaranya warga Arab asing, tewas diterjang operasi militer Irak di kawasan al-Khafajiyah di provinsi Anbar Selasa kemarin.

Kadhim mengatakan bahwa operasi itu dilancarkan oleh pasukan Divisi 7 yang berada di bawah Komando Operasi al-Jazirah dan al-Badiyah dengan bantuan Pasukan Reaksi Cepat, Badan Anti Teror dan kelompok-kelompok pasukan adat.

Laporan lain menyebutkan bahwa di hari yang sama puluhan anggota ISIS juga tewas diterjang serangan udara pasukan Irak di kawasan Dhoulouiyah, provinsi Salahuddin.

Sumber keamanan provinsi Salahuddin menyatakan bahwa operasi militer secara masif sudah dimulai di kawasan yang terletak di selatan kota Tikrit tersebut setelah tiba pasukan bantuan yang datang dengan 40 unit kendaraan militer.

Dari provinsi Diyala, sebuah sumber keamanan menyatakan bahwa satu pemimpin datasemen bahan peledak ISIS yang memiliki juluhan Abu Shalah dan pendampingnya tewas terkena ledakan bom yang hendak mereka tanam di bahu jalan di area pertanian di bagian timur laut kota Baquba.

“Orang yang terbunuh itu tergolong komandan terkemuka ISIS dan telah memasang puluhan bahan peledak dalam beberapa minggu terakhir di sisi jalan di area pertanian dan perkebunan serta meledakkan beberapa rumah untuk menghambat gerak maju pasukan keamanan,” kata sumber yang meminta namanya tidak dipublikasikan tersebut. (mm)


Mari share berita terpercaya, bukan hoax
sumber : http://liputanislam.com/

NO COMMENTS