Digempur Pasukan Udara Irak, Ratusan Anggota ISIS Pembantai Komunitas Yazidi Berjatuhan

0
824 views

mobil-isis-hancur-di-irak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Baghdad, LiputanIslam.com – Pusat Informasi Nasional Irak melaporkan telah jatuh korban tewas dan luka sebanyak 282 anggota kelompok ekstrimis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) akibat gempuran angkatan udara Irak di kota Sinjar, 210 kilometer barat kota Mosul, Irak utara, Selasa (5/8).Bersamaan dengan ini, bantuan telah dikirim kepada para pengungsi komunitas sekte Yazidi yang menyelamatkan diri ke Gunung Sinjar. Selain itu, pemerintah otonomi Kurdistan menyetujui perekrutan relawan Yazidi untuk bergabung dengan pasukan Kurdi, Peshmerga melawan ISIS.

“Jet tempur Irak sore hari ini telah membombardir beberapa lokasi konsentrasi ISIS di kota Sinjar mengakibatkan 282 orang di antara mereka tewas dan luka,” ungkap Pusat Informasi Nasional Irak, sebagaimana dikutip al-Sumaria News.

Juru Bicara Komando Umum Angkatan Bersenjata Irak Mayjen Qassim Atta mengatakan sebanyak 47 ton bantuan telah dikirim kepada para pengungsi di Gunung Sinjar yang sebagian besar adalah penganut sekte Yazidi. Bantuan itu terdiri atas bahan makanan, air bersih dan obat-obatan serta dikirim melalui udara dengan helikopter.

Dewan Kerohanian Yazidi menyatakan pemerintah otonomi Kurdistan menyetujui pembukaan pusat-pusat penampungan relawan pemuda Yazidi Sinjar untuk ikut berjuang bersama Peshmerga menumpas ISIS. Juru bicara dewan itu, Karim Soleiman menyatakan hal ini diputuskan mengingat bahwa komunitas Yazidi sedang menjadi sasaran pembasmian massal kawanan teroris tersebut. Dia memperkirakan sekitar 2,000 pemuda Yazidi akan terdaftar sebagai relawan.

Lembaga Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (Unicef) menyatakan sebanyak 40 anak kecil telah meninggal dunia dalam proses pengungsian komunitas Yazidi dari Sinjar selama Ahad dan Senin (3-4/8). Lembaga ini menyerukan supaya para pengungsi itu direlokasi ke tempat yang aman.

Yazidi ada sebuah sekte keagamaan di Timur Tengah yang sebagian besar penganutnya berada di Mosul serta kawasan sekitar pegunungan Sinjar dan provinsi Dahuk di wilayah otonomi Kurdistan. Komunitas-komunitas kecil mereka juga ada di Turki, Suriah, Iran, Georgia dan Armenia. Sekte ini berasal dari kalangan bersuku Kurdi, dan kini dianut oleh sekitar 500,000 jiwa. Mereka melakukan ritual keagamaannya dengan menggunakan bahasa Kurdi. Pusat peribadatan mereka adalah Kuil Lalesh yang terletak di 40 kilometer timur kota Dahuk, Kurdistan, Irak.

Di bagian lain, seorang narasumber di provinsi Dahuk mengatakan bahwa pasukan Kurdi Peshmerga berhasil menguasai distrik Sinjar dan kawasan Rabiah di wilayah perbatasan Irak-Suriah. Dia juga menyebutkan bahwa beberapa kawasan permukiman di utara kota Mosul digempur peluru artileri, sementara pasukan udara Irak membombardir dua lokasi konsentrasi ISIS mengakibatkan beberapa orang di antara mereka tewas.

Menurutnya, jaringanpenyediaan air menuju terminal gas Nineveh di selatan dan tenggara Mosul hancur total, dan di kawasan Baashiqah di timur kota Mosul terjadi pertempuran sengit pasukan Peshmerga melawan kawanan bersenjata ISIS. (mm)


Mari share berita terpercaya, bukan hoax
sumber : http://liputanislam.com/

NO COMMENTS