Medan – Pondok Pesantren (Ponpes) Darusy Syifa’ di Dusun 4 Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara memiliki keunikan tersendiri.

Berbeda dengan pesantren pada umumnya, ponpes yang diresmikan Gubernur Sumatera Utara, H Tengku Erry Nuradi pada Juni lalu ini, selain dibangun oleh mantan napi teroris, ponpes ini dikhususkan bagi anak-anak para teroris atau keluarga orang-orang yang terduga teroris.

Anak-anak itu bukan diajari menjadi teroris, melainkan dididik menjadi kader muslim yang humanis yang mengemban misi Islam rahmatan lil alamin. Oleh karena itu ponpes itu didedikasikan menjadi wadah deradikalisasi bagi generasi muda.

Pesantren yang diklaim satu-satunya di Indonesia sebagai wadah deradikalisasi itu, pembangunan fasilitasnya baru berjalan 20 persen, tetapi kegiatan belajar mengajar sudah berjalan 100 persen.

NO COMMENTS