Cabang ISIS Bertanggungjawab Atas Tewasnya Tiga Warga Israel

0
329 views

palestina-ansar-daulah-islamiyyahRamallah, LiputanIslam.com – Sebuah kelompok yang menamakan diri “Ansar al-Daulah al-Islamiyyah fi Bait al-Maqdis” menyatakan bertanggungjawab atas penculikan dan pembunuhan tiga pemuda Yahudi di al-Khalil. Mereka mengancam masih akan menyerangIsrael. Tapi, naifnya, mereka juga mengancam akan menyerang para pemimpin Palestina.

“Aksi ini dilakukan dalam rangka membantu kekhalifahan Islam dan Abu Bakar al-Baghdadi,” ungkap kelompok tersebut dalam situs resminya, sebagaimana diberitakan kantor berita Palestina, Maan Senin (1/7/2014).

Ansar al-Daulah al-Islamiyyah juga menyatakan bertanggungjawab atas penembakan roket dari Jalur Gaza dan serangan terhadap sasaran-sasaran Israel dalam satu setengah bulan terakhir. Kelompok ekstrimis itu mengancam masih akan melancarkan operasi serangan terhadap sasaran-sasaran Israel di wilayah pendudukan.

Lebih lanjut, kelompok itu juga mengancam akan menyerang pemerintah dan para pemimpin Palestina di Tepi Barat maupun Jalur Gaza.
Kelompok ini diduga kuat terafiliasi dengan jaringan teroris al-Qaeda dan Daulat Islam Irak dan Suriah (ISIS). Mereka juga mengecam Hamas dan menganggapnya sebagai gerakan ambisius.

Semula kelompok itu bernama “Ansar Bait al-Maqdis”, namun berganti nama setelah ada deklarasi kekhalifahan Abu Bakar al-Baghdadi Ahad (29/6/14) .

Sejak terjadi penemuan tiga mayat warga Yahudi korban penculikan tersebut pada Senin malam (30/6/14) tentara Israel mempersengit serangannya terhadap Palestina. Malam itu tentara Israel mendatangi dan meledakkan rumah dua warga Palestina di al-Khalil yang dituduh Israel sebagai pelaku penculikan. Rumah keduanya hancur bersama semua isi yang ada di dalamnya. Satu di antara dua rumah itu merupakan bangunan apartemen yang dihuni oleh 25 orang.

Tentara Israel juga mendatangi Jenin, Tepi Barat, dan membunuh seorang pemuda Palestina. Israel menuduh Hamas sebagai pelaku penculikan, namun Hamas membantahnya. (mm)

 

sumber : http://liputanislam.com/

NO COMMENTS