Berebut Perempuan “Jihad Nikah”, Satu Komandan ISIS Tewas

0
1,557 views

Veiled women sit as they chat in a garden in the northern province of RaqqaBaghdad, LiputanIslam.com – Satu komandan Daulah Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan terbunuh di tangan rekannya akibat cekcok perihal “jihad nikah” di kota Mosul, Irak utara. Situs beritaWaradana Jumat (18/7) melaporkan bahwa beberapa saksi mata mengatakan telah terjadi pertengkaran antara dua komandan ISIS bernama Abu Talal dan Saif al-Islam terkait perempuan relawan jihad nikah.

Menurut mereka, Abu Talal sudah menjalin nikah dengan perempuan itu untuk jangka waktu beberapa hari, tapi ternyata Saif al-Islam tidak setuju dan marah atas pernikahan itu. Saif lantas kalap dan menyerang Abu Talal ketika berada di dalam kamarnya bersama si perempuan. Abu Talal tewas bersimbah darah, dan Saifpun lantas merebut si perempuan yang juga menderita luka di bagian dada akibat serangan Saif. Perempuan itu dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan atas lukanya.

Di bagian lain, Waradana memberitakan bahwa satu hakim ISIS berkebangsaan Jordania dan tiga rekannya tewas di tangan militan Naqsyabandiah di timur laut Baquba. Seorang narasumber mengatakan, “Kawanan bersenjata Naqsyabandiah telah menyerang konvoi hakim pengadilan syariat ISIS, Abu Anas al-Adayili, yang berkebangsaan Jordania. Konvoi diserang saat melintas di wilayah tengah al-Sakdiyah di timur laut kota Baquba. Serangan itu membuat Abu Anas tewas bersama tiga orang yang menyertainya.”

Dilaporkan pula bahwa 14 militas ISIS tewas dan tiga kendaraan bersenjata mereka hancur terkena serangan udara pasukan Irak di wilayah selatan kota Mosul. Sumber keamanan Irak menyebutkan belasan militan itu diserang setelah pasukan Irak mendapatkan laporan intelijen mengenai keberadaan mereka di lokasi kejadian.

Di tempat lain, enam anggota ISIS juga tewas di tangan pasukan Irak. Sumber keamanan Irak mengatakan, “Didukung beberapa helikopter militer, pasukan keamanan Irak berhasil membunuh enam anggota ISIS di sebuah lokasi dekat Masjid Jami’ al-Ansar di kawasan Daluiya, provinsi Salahunddin. (mm)

 

sumber : http://liputanislam.com/

NO COMMENTS