90 Anggota ISIS Tewas di Irak, 1 Kilang Minyak dan 14 Desa Bebas

0
636 views

تدمير رتل من 200 عجلة لداعش في طريقه الى سامراء+فيديوBaghdad, LiputanIslam.com – Pasukan Kurdi Peshmerga terus menguat setelah mendapat bantuan senjata dari luar negeri, termasuk Jerman dan Iran. Dalam perkembangan terbaru, Peshmerga dilaporkan berhasil membebaskan kilang minyak Ain Zalah dan terminal utama pompa minyak di kawasan Zumar, provinsi Nineveh, serta tujuh desa sekitar Bendungan Mosul dari tangan kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Saat melaporkan pembebasan kilang minyak Ain Zalah, seorang pejabat perusahaan minyak di Irak utara kepada lembaga pemberitaan al-Sumaria Kamis (28/8) mengatakan, “Kebakaran yang terlihat sebelum ini adalah akibat serangan dan aksi pembakaran ISIS terhadap tanki-tanki minyak kawasan ini.”

Dia yang meminta identitasnya tidak disebutkan itu menambahkan, “Dewasa ini pasukan Peshmerga berhasil menguasai lapangan minyak ini sepenuhnya.”

Dia menjelaskan bahwa medan minyak itu memroduksi 20,000 barel perhari dan merupakan salah satu lapangan minyak terpenting di provinsi Nineveh.

Laporan lain dari TV al-Iraqiya menyebutkan Peshmerga berhasil membebaskan tujuh desa di sekitar Bendungan Mosul dari cengkraman ISIS, namun pertempuran di wilayah sekitar desa-desa itu masih berlanjut.

Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka dalam dua peristiwa pembebasan tersebut.

Sementara itu, pasukan Irak dari Divisi Kelima yang dibantu pesawat tempur dan pasukan relawan juga berhasil membebaskan tujuh desa di kawasan al-Adim melalui pertempuran yang menewaskan 60 anggota ISIS.

“Dalam pertempuran ini 60 teroris tewas dan sembilan lainnya cidera,” ungkap Kepala Komisi Keamanan Dewan Provinsi Diyala Irak, Sadeq al-Hosseini, sembari menjelaskan bahwa pembebasan tujuh desa itu sangat penting karena terletak di jalur Baghdad-Kirkuk.

Bersamaan dengan ini, IRNA melaporkan bahwa Kementerian Pertahanan Irak mengumumkan sebanyak 30 anggota ISIS tewas dan beberapa kendaraan mereka hancur dalam pertempuran dengan pasukan infantri Irak yang dibantu pasukan udara di kawasan Shihabi di timur kota Fallujah. Puluhan anggota ISIS digempur dalam sebuah operasi penggagalan rencana mereka untuk menyerbu kawasan tersebut.

Di bagian lain, seorang narasumber di provinsi Diyala kepada al-Sumaria menyebutkan bahwa ISIS telah mengeksekusi 10 tokoh warga suku-suku Sunni di kawasan Sakdiyah, timur laut kota Baquba, karena para korban itu menolak berbaiat kepada gembong ISIS Abu Bakar al-Baghdadi sebagai khalifah. Selain itu, ISIS juga menyita semua harta benda mereka. Sebelum dieksekusi, mereka diberita dua pilihan “baiat atau mati”, dan mereka ternyata memilih mati daripada berbaiat kepada teroris Wahabi takfiri ISIS.

Dalam beberapa pekan lalu ISIS juga meledakkan rumah beberapa kepala suku al-Ghuzah dan al-Abid di kawasan al-Adim juga karena korban menolak berbaiat kepada al-Baghdadi. (mm)


Mari share berita terpercaya, bukan hoax
sumber : http://liputanislam.com/

NO COMMENTS