AKIBAT PEMAHAMAN ISLAM TANPA BIMBINGAN (GURU) & TERPUTUSNYA SANAD KEILMUWAN

0
930 views

bom-bunuh-diri

Berikut fatwa fatwa ulama terkemuka mengenai hukum BOM BUNUH DIRI:
Mohon koreksi jika ada kesalahan dalam terjemah;

الشيخ عبد العزيز بن باز
كتاب الفتاوى الشرعية للحصين، ص166السؤال: ما حكم من يلغم نفسه ليقتل بذلك مجموعة من اليهود؟الجواب: الذي أرى وقد نبهنا غير مرة أن هذا لا يصح، لأنه قتل للنفس، والله يقول: ((ولا تقتلوا أنفسكم))، ويقول النبي -صلى الله عليه وسلم-: ((من قتل نفسه بشيء عذب به يوم القيامة))، يسعى في هدايتهم، وإذا شرع الجهاد جاهد مع المسلمين، وإن قتل فالحمد لله، أما أنه يقتل نفسه يحط اللغم في نفسه حتى يقتل معهم! هذا غلط لا يجوز، أو يطعن نفسه معهم! ولكن يجاهد حيث شرع الجهاد مع المسلمين، أما عمل أبناء فلسطين هذا غلط ما يصح، إنما الواجب عليهم الدعوة إلى الله، والتعليم، والإرشاد، والنصيحة، من دون هذا العمل) اهـ*SYEIKH ABDUL AZIZ BIN BAZ
Dalam kitab Al Fatawa Syar’iyyah Lil Hushoin, hlm.166.

PERTANYAAN:”Apa hukumnya orang yang membunuh dirinya untuk membunuh sekelompok orang Yahudi?

JAWAB:”Yang menjadi pendapat saya dan telah kami tegaskan berulang kali bahwa ini tidak benar karena itu termasuk membunuh jiwa. Dan Allah berfirman:

“Janganlah kalian membunuh diri kalian”.

Dan Nabi bersabda:”Barangsiapa yang membunuh dirinya sendiri dengan sesuatu, maka ia kelak akan disiksa dihari kiamat”.

Dalam hadits ini berlakusebuah bimbingan bagi para peJihad. Jadi jika di syari’atkan sebuah jihad bersama sama kaum muslimin, lalu jika pejihad itu mati, maka Alhamdulillah.

Adapun bila dia membunuh dirinya sendiri, melemparkan dirinya hingga meninggal bersama mereka, maka INI SALAH !! dan TIDAK BOLEH !! Atau menusuk dirinya sendiri bersama mereka!
Akan tetapi dia seharusnya berjuang sesuai jihad yang di syari’atkan bersama kaum muslimin.

Adapun perilaku anak anak Palestina ini juga salah dan tidak benar, sesungguhya mereka itu wajib di ajak medekatkan diri kepada Allah, diberi pembelajaran, bimbingan dan nasihat dari selain perilaku ini.

الشيخ محمد بن صالح العثيمين
وقال رحمه الله في شرحه لـ”رياض الصالحين (1/165–166)” عند شرحه لحديث الغلام والساحر :

… أما ما يفعله بعض الناس من الانتحار، بحيث يحمل آلات متفجرة ويتقدم بها إلى الكفار ثم يفجرها إذا كان بينهم، فإن هذا من قتل النفس والعياذ بالله، ومن قَتَل نفسه فهو خالد مخلد في نار جهنم أبد الآبدين، كما جاء في الحديث عن النبي -عليه الصلاة والسلام-، لأن هذا قَتَل نفسه لا في مصلحة الإسلام، لأنه إذا قتل نفسه وقتل عشرة أو مئة أو مئتين لم ينتفع الإسلام بذلك، لم يُسلم الناس، بخلاف قصة الغلام، فإن فيها إسلام الكثير، كل من حضر […] أسلم،
أما أن يموت عشرة أو عشرين أو مائة أو مائتين من العدو فهذا لا يقتضي أن يُسلم الناس، بل ربما يتعنت العدو أكثر، ويُوغر صدره هذا العمل حتى يفتِكَ بالمسلمين أشد فتك، كما يوجد من صنع اليهود مع أهل فلسطين، فإن أهل فلسطين إذا مات الواحد منهم بهذه المتفجرات وقتل ستة أو سبعة أخذوا من جرَّاء ذلك ستين نفرًا أو أكثر، فلم يحصل بذلك نفع للمسلمين، ولا انتفاع للذين فُجرت هذه المتفجرات في صفوفهم.
ولهذا نرى أن ما يفعله بعض الناس من هذا الانتحار نرى أنه قتل للنفس بغير حق، وأنه موجب لدخول النار -والعياذ بالله-، وأن صاحبه ليس بشهيد، لكن إذا فعل الإنسان هذا متأولاً ظانًّا أنه جائز فإننا نرجو أن يسلم من الإثم، وأما أن تُكتب له الشهادة فلا! لأنه لم يسلك طريق الشهادة، لكنه يسلم من الإثم لأنه متأول، ومن اجتهد فأخطأ فله أجر) اهـ

*SYEIKH MUHAMMAD BIN SHOLIH AL UTSAIMIN
Beliau berkata didalam kitab syarah Riyadhussholihin (1/165-166) ketika menjelaskan hadits tentang cerita pemuda dan penyihir.

Berikut kutipannya:

….. Adapun apa yang sedang dilakukan oleh sebagian orang dari model bunuh diri yaitu dengan membawa alat peledak dan dia maju kekerumunan orang orang kafir kemudian dia meledakkannya disaat dia berada diantara mereka, maka ini sesungguhnya termasuk dari BUNUH DIRI, kami berlindung kepada Allah dari perilaku ini. Barangsiapa yang membunuh dirinya sendiri maka dia akan kekal di neraka Jahanam abadi selama lamanya, seperti yang telah tertera dalam hadits dari Nabi Alaihi Assholatu Was salam, KARENA ORANG INI MEMBUNUH DIRINYA SENDIRI BUKAN DALAM MASLAHAH AGAMA ISLAM, Karena dia jika membunuh dirinya sendiri dan dia juga membunuh orang 10, 100 atau 200, agama islam tidak mendapatkan manfaatnya sebab itu semua. Orang-orang tidak akan lalu masuk islam, berbeda dengan cerita anak muda dalam hadits itu, karena dalam peristiwa itu banyak orang yang akhirnya masuk islam dari yang hadir pada waktu itu.

Adapun misalnya jika akibat bom bunuh diri itu meninggal 10, 20, 100 atau 200 korban jiwa dari pihak musuh, maka ini tetap saja tidak sepadan dengan orang orang yang memeluk agama islam dampak dari peristiwa itu, bahkan bisa jadi justru akan menimbulkan banyak musuh, ini malah akan menyulut hati mereka sehingga akan membalas membunuh kaum muslimin dengan yang lebih mematikan lagi.
Seperti yang telah kita ketahui dari perbuatan yahudi terhadap penduduk Palestina. Jika ada yang terbunuh satu jiwa dari penduduk Palestina dengan bom bom ini dan berhasil merenggut korban jiwa yahudi sebanyak 6 atau 7 dan hingga korban luka luka mencapai 60 orang atau bahkan lebih, maka ini tidak akan membuahkan hasil manfaat bagi kau muslimin dan juga tidak ada manfaat bagi mereka yang terkena ledakan dalam barisan mereka.

Oleh sebab itu, kami berpendapat apa yang telah dilakukan oleh sebagian orang dengan gaya peledakan semacam ini itu termasuk MEMBUNUH JIWA TANPA HAK. Dan perilaku seperti itu bisa mendatangkan orang masuk ke neraka, kami berlindung kepada Allah dari perilaku ini. Dan palakunya bukan MATI SYAHID.
Namun jika ada orang melakukan ini dengan tafsiran mengira boleh maka kami hanya berharap dia terbebaskan dari dosa, Adapun jika dia tertulis sebagai SYAHID, maka tidak !! karena menurutku, dia tidak menempuh jalur ke “SYAHIDAN”, akan tetapi dia hanya tidak berdosa, karena dia ini melakukan berlandaskan sebuah penafsiran, dan telah kita ketahui bersama bahwa “Barangsiapa berIjtihad dan ternyata salah, maka dia tetap mendapatkan 1 pahala”.
Selesai.

الشيخ الألباني
سلسلة الهدى والنور 678

السائل: العمليات اللي بتقوم بيها .. العمليات الاستشهادية أي الانتحارية، تجوز ولا لأ؟
الشيخ، لأ، ما يجوز.

*SYEIKH ALBANI
Silsilah Al Huda wa Al Nur, 678.

PENANYA:”Operasi mencari SYAHID yaitu dengan cara bunuh diri itu boleh apa tidak?”

SYEIKH MENJAWAB:”Tidak… Tidak boleh !!

LALU IMAM SAMUDRA & YANG LAIN IKUT SIAPA??

kalau admin baca semua buku imam samudra yg mana saja, khususnya “AMT”. anda akan menemui pengakuan dari Imam Samudra sebagai pengikut dakwah Muhammad Ibn Abdul Wahab melalui fatwa-fatwa Abdul Azeez Ibn Baz.

sedangkan ja’far umar thalib sendiri juga mengaku berguru kepada Muqbil bin Hadi bin Qayidah al-Hamdani al-Wadi’i al-Khilali (Damaj,Yaman) yang berguru kepada Abdul Azeez Ibn Baz ketika dia bermukim di Makkah.

Jadi silakan admin timang sendiri, siapa yg murni sebagai pengikut dakwah Muhammad Ibn Abdul Wahab. apakah Ja’far Umar Thalib, ataukah Imam Samudra Cs.?

karena setau saya Ja’far Umar Thalib sejalan dengan gurunya yg tidak menghendaki aksi teror yg dilakukan oleh Usamah bin Laden dan pengkiutnya seperti Imam Samudra cs di Indonesia.

yang penting dan lucu, keduanya mengaku membawa misi dakwah Muhammad Ibn Abdul Wahhab (Wahaby).

janji bidadari bom bunuh diri

Source: Kahell Baba Naheel & Bagus siget

sumber : Generasisalaf

No tags for this post.

NO COMMENTS