17 Anggota ISIS Tewas di Tangan Milisi Kurdi Suriah

0
821 views

map-isisDamaskus, LiputanIslam.com – Sebanyak 17 teroris anggota kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas dalam pertempuran dengan milisi Kurdi Suriah di wilayah utara negara ini, Jumat malam (18/9). Demikian dilaporkan Lembaga Pengawas Hak Asasi Manusia (HAM) Suriah, sebagaimana dilansir kantor berita Perancis, AFP, Sabtu (19/9).

Pertempuran itu terjadi di sekitar kota Ain al-Arab (warga Kurdi menyebutnya Kobane). Menurut lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berbasis di London tersebut, satu di antara korban tewas di pihak ISIS adalah warga negara Cina.

Pertempuran saat itu terjadi ketika ISIS berusaha bergerak maju ke arah kota Ain al-Arab, provinsi Aleppo, setelah berhasil menduduki 60 desa di bagian utara Suriah di dekat perbatasan negara ini dengan Turki, namun ditahan oleh milisi Kurdi Suriah Unit Perlindungan Rakyat (YPG).

Ain al-Arab adalah kota ketiga di Suriah yang dihuni oleh warga suku Kurdi di provinsi Aleppo yang berbatasan dengan Turki.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, pertempuran di kawasan sekitar Ain al-Arab membuat banyak penduduk di kawasan itu mengungsi ke berbagai kawasan lain, terutama ke wilayah Turki. (Baca: Gawat, ISIS di Suriah Kuasai 60 Desa Kurdi dan Kepung Kota Ain al-Arab)

Lembaga Pengawas HAM Suriah juga melaporkan bahwa pertempuran sengit antara milisi YPG terus berlanjut melawan milisi ISIS di kawasan sekitar Ain al-Arab.

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus mengatakan bahwa selama 48 jam lalu jumlah pengungsi Kurdi Suriah yang mengalir ke wilayah Turki sudah mencapai 45000 orang.

“Sejak Turki membuka pintu perbatasannya untuk para pengungsi Kurdi, sebanyak 45000 orang telah memasuki wilayah negara kami melalui delapan pintu perbatasan. Sebagian mereka tinggal di tempat warga Turki yang seetnis dengan mereka, sedangkan sebagian lain tinggal di gedung-gedung sekolah, bangunan-bangunan milik pemerintah, dan tenda-tenda yang telah didirikan di dekat perbatasan,” ujarnya kepada CNN, Sabtu (20/9).

Dia menambahkan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan untuk menerima kedatangan pengungsi lebih banyak lagi, yang diperkirakan akan mencapai sekitar 100 ribu orang.
Menurutnya, ini menjadi beban tambahan bagi Turki yang sebelumnya juga sudah menampung 1,5juta pengungsi Suriah serta 30000 lebih warga Yazidi dari Irak. (mm)

 

sumber : http://liputanislam.com/

NO COMMENTS