Fatwa Primitif Wahhabi

2
2,374 views

Fatwa Primitif Wahhabi

Ada sebuah fatwa jenaka yang layak Anda dengar segabai humor kurang menggelikan yang dikeluarkan Juru Ramu Fatwa Sekte wahhabi.

Berikut fatwa lengkap tersebut:

 

 

Sumber: http://www.salafy.or.id/salafy.php?menu=detil&id_artikel=853

Soal :

Apa hukumnya kita melihat televisi cuma sekedar melihat berita saja ?

Jawab Syaikh Muqbil :

Tidak boleh dikarenakan ada gambarnya, dan dikarenakan pula terjadi di dalamnya dari perbuatan kejahatan dan perbuatan fasik (seperti zina dan pornografi), dan didalamnya mengajari orang untuk mencuri (banyak tayangan televisi yang menampilkan cara bermaksiat kepada Allah, pacaran, zina, peragaan TKP, dst, red), dan Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda :

لا تدخل الملائكة بيتا فيه كلب ولا صور

“Malaikat tidak akan memasuki suatu rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar (yang bernyawa)”.

Dan Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam pada saat itu ingin masuk ke biliknya ‘Aisyah maka dijumpai disana terdapat tirai yang bergambar (makhluk hidup), kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam Bersabda :

إنّ من أشد الناس عذابا يوم القيامة, الذين يصرون هذه الصور

“Sesungguhnya orang yang paling pedih siksanya di hari Akhir, yang menggambar gambar ini” Kemudian di robek-robek tirai yang bergambar tersebut oleh ‘Aisyah.

Dan didalam “As-Shahihain” dari Abi Hurairah radiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam beliau bersabda : “Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

– ومن أظلم ممّن ذهب يخلقوا كخلقي, فليخلقوا ذرّة, أو ليخلقوا حبة, أو شعيرة –

“Dan siapakah yang lebih dzolim yang mencoba untuk menciptakan seperti ciptaanku, maka ciptakanlah biji jagung, atau ciptakanlah biji-bijian, atau biji gandum”

Begitu pula seorang laki-laki menonton seorang penyiar wanita, dan Allah –Azza wa Jall- berfirman :

– قل للمؤمنين يغضّوا من أبصارهم و يحفظوا فروجهم ذالك أزكى لهم –

“Katakanlah kepada orang-orang laki-laki yang beriman hendaklah mereka menundukkan pandangannya, dan memelihara kemaluannya yang demikian itu lebih suci bagi mereka” [An-Nur : 30].

Atau kalau penyiarnya laki-laki dan yang menonton wanita, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

– و قلّ للمؤمنات يغضضن من أبصارهنّ و يحفظنّ فروجهنّ –

“Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan dan memelihara kemaluannaya”. [An-Nur :31].

(Lihat kitab “Tuhfatul Mujib” pertanyaan dari negara Prancis (soal nomor : 10/halaman 270).
(Diterjemahkan oleh Al Ustadz Abu Abdillah Muhammad Abdullah Mubarok Barmim, Surabaya. Beliau murid syaikh Muqbil Ibn Hadi al Wadi’i rahimahullah, Yaman.)

SUMBER: http://www.salafy.or.id/salafy.php?menu=detil&id_artikel=853

_______________________

Abu Salafy Berkomentar:

Sungguh luar biasa kehati-hatian para juru ramu fatwa primitif Wahhabi ini… kalau begitu para malaikat tidak akan pernah masuk ke ruang-ruang sidang dan kantor-kantor para muthowwe’ dan istana-istana para Emir dan Emirah, serta tidak akan pernah masuk ke tanah Saudi Arabia, sebab di sana banyak gambar emir-emir ganteng dan para Muthowwe’ mulai yang gengotnya rapi sampai yang kocar-kacir ! Bukankah demikian? Mulai yang mata manis hingga yang kecung!

Mata uang Arab Saudi ada gambar raja mereka!

Koran-koran dan majalah dipenuhi dengan gambar para Mufti Kerajaan anak-anak Sa’ud; Syeikh Ben Bâz, Ibnu Utsaimin, Ben Jibrin dkk…. Tayangan TV  resmi Kerajaan Arab penuh dengan adegan hidup para mufti dalam acara keagamaan seperti fatawa ‘arbal hawâ’…

Jadi kalau begitu diganti aja dengan gambar tong sampah! Atau gambar trompa Badui kusang atau …. atau…. atau…. Karena dengan demikian tidak menyelisihi syari’atnya kaum Wahhabi.

Dan dengan fatwa itu pula saya minta para ulama Wahhabi, khususnya disarangnya sana, di Arab untuk bersiap-siap menanti siksa Allah sebab mereka merestui adanya gambar-gambar hingga tayangan hidup di TV Saudi.

Bukankah mereka terlibat baik langsung maupun tidak dalam pembuatan gambar-gambar tersebut…. “Sesungguhnya orang yang paling pedih siksanya di hari Akhir, yang menggambar gambar ini” Kemudian di robek-robek tirai yang bergambar tersebut oleh ‘Aisyah.

Kami berharap para peramu fatwa jenaka itu berpindah profesi menjadi ….. biar tidak buat malu Islam!

__________________________

Untuk melengkapi artikel diatas dibawah ini kami lengkapi dengan gambar/foto riyal Saudi Arabia dengan gambar/foto Amirnya. Nah kalo para ulama wahabi/salafy konsisiten dengan fatwanya, sebaiknya mereka protes kepada amir yang memasang foto pribadinya di mata uang negara tersebut.

Bukankah Saudi Arabia negeri seribu satu muthowwek? kok tidak ada salah satu ulama/muthowweknya yang protes atau berbicara soal ini? bukannya Saudi kerajaan yang ditegakkan dengan doktrin wahabi/salafy? kenapa pengikutnya ribut soal gambar disini sementara di negeri sarang wahabi/salafy ulama dan muthowweknya pada bungkam semua !!

saudi-riyal

sumber foto disini

(foto ditambahkan pada tgl 11/3/2009) ma’af agak terlambat memang!

 

sumber : http://abusalafy.wordpress.com/

2 COMMENTS

  1. Sudah bukan suatu yang baru, orang-orang yang memusuhi perjuangan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab yang ingin menegakkan tauhid dan sunnah Rasulullah serta mengikuti manhaj salaf, berkoar-koar propaganda dan hasud dan dusta memutarbalikan fakta. Apa karena kebodohannya atau karena hijab yang menutupi kalbunya.
    Orang yang akalnya sehat dengan fitrahyang lurus akan mudah mencerna kutipan dari http://www.salafy.or.id/ di atas. Coba baca dan cermati komentar si Abu Salafy. Dari namanya “Abu Salafy” sudah berbau propaganda.
    Saudaraku kaum muslimin yg berpegang teguh kpd Quran dan Sunnah, HATI-HATILAH! Banyak musuh2 Allah dan Rasulnya yang menyamar di sana-sini.
    “Sesungguhnya Allah menolong orang-orang yang menolong agama-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa” (Al Hajj: 40)

  2. Si Abu Salafy mengutip “Sesungguhnya orang yang paling pedih siksanya di hari Akhir, yang menggambar gambar ini” Kemudian di robek-robek tirai yang bergambar tersebut oleh ‘Aisyah. Coba perhatikan: ” yang menggambar gambar ini.

    Agaknya Si Abu Salafy tidak faham makna yang menggambar dan bedanya dengan foto.

    Saudaraku kaum muslimin.
    Artikel yang dikutip dari http://www.salafy.or.id/salafy.....rtikel=853 membawa sandaran teguh Alquran dan Sunnah yang sahih. Coba bandingkan dengan komentar si Abu Salafy yg hanya keluar dari analisis otaknya yang sakit dengan argumen yang pincang. Maka berobat dan bertobatlah Abu Salafy sebelum nyawa sampai di tenggorokan …

Comments are closed.