Dihadang Pasukan Irak, 50-an Militan ISIS Tewas

0
901 views

iraq-armyBaghdad, LiputanIslam.com – Lusinan lagi militan Daulah Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas di tangan pasukan Irak, sebagian di timur laut kota Baquba dan sebagian lagi di selatan kota Tikrit, Rabu (23/7) .

Kepolisian provinsi Diyala menyatakan pasukan keamanan berhasil menggagalkan upaya militan bersenjata menguasai Bendungan Hamrain di timur laut Baquba dalam sebuah operasi yang menewaskan lebih dari 50 militan ISIS.

Kepala Kepolisian Provinsi Diyala, Jamil al-Shimri, kepada al-Sumariya mengataka bahwa pasukan keamanan yang didukung pasukan udara Rabu (23/7) siang telah menghadang serangan masif ISIS dari beberapa arah untuk menguasai Bendungan Hamraian, 50 kilometer timur laut Baquba. Dalam peristiwa ini pasukan Irak berhasil membunuh 50 militan ISIS.

Dia menambahkan bahwa pasukan Irak juga telah menghancurkan delapan kendaraan berisi senjata dan bahan peledak milik ISIS, dan bendungan itu tetap dikuasai pasukan Irak. Bendungan Hamrain merupakan salah satu bendungan paling vital di Provinsi Diyala.
Sebelumnya, sebuah sumber di Provinsi Nineveh menyatakan bahwa kelompok bersenjata berhasil menguasai Bendungan Badush dan beberapa bangunan yang terkait dengannya di barat laut kota Mosul setelah pasukan Kurdistan Peshmerga mundur dari bendungan tersebut.

Di kawasan Daluiyyah di selatan kota Tikrit, pasukan keamanan Irak berhasil menghancurkan 14 kendaraan ISIS dan membunuh puluhan militan kelompok ekstrimis bersenjata tersebut.

“Pasukan udara Irak dibantu pasukan darat berhasil membunuh para teroris itu di kawasan Daluiyah, 80 kilometer selatan Tikrit, ibu kota provinsi Salahuddin,” ungkap Juru Bicara Badan Pemberantasan Terorisme Irak Sabah Numan, kepada TV al-Iraqia.
Laporan lain menyebutkan bahwa terjadi kontak senjata sengit antara militer Irak dan militan ISIS di kawasan Latifiyah, selatan Baghdad,Rabu sore, mengakibatkan beberapa korban tewas dan luka.

Sementara itu, sebuah bom mobil berdaya ledak kuat mengguncang kota Kazimiyah di utara Baghdad, ibu kota Irak, menjatuhkan 23 korban jiwa. Sebagaimana diberitakan al-Alam, kepolisian Irak menyebutkan bahwa serangan teroris itu terjadi di dekat lokasi pemeriksaan pada Selasa (22/7) sore. Banyak korban jatuh karena saat itu di lokasi sekitar terdapat puluhan orang yang akan berziarah ke makam Imam Musa Kadzim di Kazimiyah.

Sementara itu, al-Sumaria memberitakan laporan sumber keamanan provinsi Diayala bahwa aparat keamanan Rabu (23/7) pagi berhasil meringkus dua orang teroris. Keduanya tertangkap ketika sedang memasang bom di sebuah lokasi dekat persimpangan Imam Abdullah bin Ali al-Hadi, 10 kilometer timur laut kota Baquba. (mm)

 

sumber : http://liputanislam.com/

NO COMMENTS