Diduga Sarang Teroris Shalat Jumat Dibubarkan Warga

0
613 views

238815_warga-pegangsaan-dua-bubarkan-ibadah-salat-jumat_663_382Satu Islam, Jakarta – Mengutip berita darihttp://news.viva.co.id Pelaksanaan ibadah shalat Jumat di Masjid Nur Al Anur, Jalan Pegangsaan Tiga, Menteng, Jakarta Pusat, mendadak tegang. Puluhan orang mendatangi masjid dan berusaha membubarkan paksa jamaah agar tidak salat Jumat di masjid itu.

Warga menilai, jamaah di masjid itu sesat. Selain itu, perubahan musala menjadi masjid, juga jadi alasan warga membubarkan paksa jamaah yang tengah menjalankan ibadah salat Jumat. Mereka khawatir masjid itu dijadikan sarang teroris.

“Lima tahun lalu jamaahnya kebanyakan dari luar. Karena warga takut jadi sarang teroris maka dibubarin paksa,” kata Rohmat.

Kata Rahmat, warga juga takut aktivitas para jamaah masjid itu akan mempengaruhi warga sekitar.

Tak ingin keributan terjadi, apartai kepolisian dari Polsek Menteng langsung mengamankan lokasi.

Sementara jamaah masjid membantah dikatakan sesat. Kata Rokaya, jamaah di <asjid Al Anur bukan seperti yang diisukan para warga sekitar. “Ibadah kami sesuai dengan Alquran dan Hadits,” tegasnya.

Meski sempat akan dibubarkan paksa, namun pelaksanaan ibadah shalat Jumat tetap berjalan hingga selesai dengan pengawalan polisi.

Gesekan antar warga Pegangsaan Tiga ini bermula saat mushala Nur Al Anur yang berdiri sejak lima tahun lalu berubah menjadi masjid. Perubahan ini dilakukan agar jamaah bisa menggunakannya sebagai tempat untuk salat Jumat. Namun, langkah jamaah mendapt reaksi keras dari warga lain.

Sementara itu keterangan yang dikutip dari situs berita beritajakarta.com alasan pembubaran ibadah shalat Jumat tersebut bermula musholla Nur Al Anur yang kini belum menjadi masjid dijadikan sebagai tempat shalat jumat oleh sejumlah jamaah yang merupakan warga Jl Matraman Dalam III RT 07 RW 07. Padahal, hingga saat ini proses perijinan tentang perubahan musholla menjadi masjid belum dikeluarkan.

Mengetahui hal tersebut, puluhan warga mendatangi jamaah yang hendak melakukan shalat Jumat di masjid yang masih berstatus musholla tersebut. Suasana sempat tegang saat warga meminta agar jamaah untuk tidak menggelar shalat Jumat di tempat itu, melainkan shalat di masjid yang sudah ada di wilayah sekitar. Sebab musholla tersebut belum disahkan penggunaannya menjadi masjid. Warga menilai shalat Jumat di musholla bertentangan dengan syariat Islam sesungguhnya.(ET)

sumber : satuislam.org

 

NO COMMENTS